25.6 C
Jakarta

Saudi Gelar Ajang ‘Adu Melek’ lewat ‘Insomnia Gaming Festival’

Must read

Melalui Program Literasi Gender, Kader PC IMM AR.Fakhrudin UMY Berhasil Lahirkan sebuah Buku

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Berangkat dari ketidakpahaman tentang pengetahuan gender dan keresahan mengenai ketidakadilan gender di lingkungan sekitar, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) AR. Fakhrudin Universitas...

Bank Danamon Kembali Raih Penghargaan Kelas Internasional dalam Inovasi Digital

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk ("Bank Danamon") meraih penghargaan Asia Trailblazer Award oleh Retail Banker International (RBI) dengan predikat Highly Commended...

Renovasi Rumah dan Sedekah Virtual, Ikhtiar Aswin Yanuar Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Jakarta, Menara62.com - Pengusaha muda bidang properti, Aswin Yanuar, benar-benar menggegerkan netizen Indonesia. Setelah mereview rumah murah yang dibangun perusahaannya dengan harga murah. Ia...

UNESCO: Minat Baca Masyarakat Indonesia Masih Sangat Rendah

JAKARTA, MENARA62.COM- Literasi adalah bagian dari pembangunan manusia yang dapat membuka jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan di masyarakat. Sayangnya, tingkat literasi masyarakat Indonesia...

RIYADH, MENARA62.COM – Insomnia adalah penyakit susah tidur yang biasanya dipicu pikiran stress atau hati galau. Nah, Kerajaan Arab Saudi justru seakan ingin menyuburkan insomnia di kalangan generasi mudanya dengan pesta ‘adu melek’ lewat permainan Insomnia Gaming Festival yang diimpor dari industri hiburan Barat.

Insomnia Gaming Festival adalah acara industri game terkemuka di Inggris. Mereka diundang ke Arab Saudi sebagai bagian dari Musim Riyadh (Riyadh Season) 2019 yang menyajikan berbagai atraksi hiburan kelas dunia.

Berlangsung dari 27 November hingga 30 November, “festival melek” selama empat hari itu diharapkan dapat menarik ribuan pemain yang dipusatkan di jantung ibukota Saudi, Tiyadh Front. Target pesertanya, tidak saja dari Saudi, tetapi seluruh Timur Tengah.

Untuk permainan elektronik (e-gaming), Arab News menulis, pasar Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) telah mencatat tingkat pertumbuhan yang tertinggi di dunia, yaitu 25 persen per tahun. Dan, Arab Saudi dianggap sebagai negara dengan pertumbuhan tercepat di kancah e-game, selain memiliki pengguna smartphone global tertinggi.

“Pasar Timur Tengah sangat diminati untuk jenis konten ini. Kami juga senang dapat menawarkan acara unik di Kerajaan (Saudi), yang dirancang khusus untuk dan oleh para pemain,” kata Martyn Gibbs, CEO Game Digital plc, yang menggawangi Insomnia Gaming Festival.

Menurut dia, saat ini e-game dianggap sebagai bentuk hiburan global. “Itu baik untuk dapat menemukan dan bertemu orang lain yang berbagi hasrat dengan kami untuk game online di Insomnia Festival,” katanya.

Kerajaan menarik perusahaan internasional tersebut karena bagi publik muda Saudi bermain game menjadi alasan No.1 untuk penggunaan internet setelah media sosial. Sementara Saudi Insomnia Festival bersifat interaktif, yang menawarkan materi terbaik di dunia game, termasuk kontes dan kejuaraan e-games dan kompetisi cosplay.

Mereka yang ingin berpartisipasi dapat mengunjungi festival untuk bersaing dalam kontes e-gaming top, termasuk Fortnite, PUBG, Overwatch, dan FIFA 20. Tiket tersedia di situs web resmi, mulai banderol dari 85 real atau setara Rp Rp326.200.

 

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Melalui Program Literasi Gender, Kader PC IMM AR.Fakhrudin UMY Berhasil Lahirkan sebuah Buku

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Berangkat dari ketidakpahaman tentang pengetahuan gender dan keresahan mengenai ketidakadilan gender di lingkungan sekitar, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) AR. Fakhrudin Universitas...

Bank Danamon Kembali Raih Penghargaan Kelas Internasional dalam Inovasi Digital

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk ("Bank Danamon") meraih penghargaan Asia Trailblazer Award oleh Retail Banker International (RBI) dengan predikat Highly Commended...

Renovasi Rumah dan Sedekah Virtual, Ikhtiar Aswin Yanuar Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Jakarta, Menara62.com - Pengusaha muda bidang properti, Aswin Yanuar, benar-benar menggegerkan netizen Indonesia. Setelah mereview rumah murah yang dibangun perusahaannya dengan harga murah. Ia...

UNESCO: Minat Baca Masyarakat Indonesia Masih Sangat Rendah

JAKARTA, MENARA62.COM- Literasi adalah bagian dari pembangunan manusia yang dapat membuka jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan di masyarakat. Sayangnya, tingkat literasi masyarakat Indonesia...

Indonesia Masih Dibayangi Pertumbuhan Ekonomi Negatif

JAKARTA, MENARA62.COM - Dalam prespektif jangka menengah Indonesia masih tetap terus melakukan reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas dan akselerasi pertumbuhan. Pandemi Covid-19 memberikan kekhawatiran...