25.6 C
Jakarta

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Bikin 44 Modul di Tengah Pandemi Covid-19

Must read

Diskusi Bersama Warga Sulteng, Jubir Presiden Sampaikan Produktivitas Sosial Ekonomi Merupakan Perhatian Utama

Palu - Presiden Joko Widodo telah memberikan contoh terkait menjaga produktivitas sosial ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Sebagai kepala negara, dirinya selama ini telah...

Program “Belanja di Warung Tetangga” Diyakini Mampu Menyaingi Retail Modern

Jakarta, MENARA62.COM - Program "Belanja di Warung Tetangga" yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama BUMN Pangan dan diluncurkan pada medio April 2020...

LPDB-KUMKM Targetkan 4,8 Juta UMKM Mendapat Dana PEN

Jakarta, MENARA62.COM Untuk mengatasi dampak Covid-19, Pemerintah bersama Kementerian Koperasi dan UKM telah menganggarkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 1 triliun untuk...

Luncurkan Produk Terbaru, Solusi Nojorono Atasi Dampak Pandemi Global Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap berbagai bidang, termasuk pada dunia bisnis dan industri.  Salah satunya industri tembakau. Mengutip...

SOLO, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 melahirkan kreativitas Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Jawa Tengah yang saat ini tengah mengkaji dan melakukan penyusunan untuk modul offline dan digital di Schoology terkait sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Penyusunan modul selama empat hari mulai Selasa hingga Jumat (23-26/6/2020). Setidaknya, akan ada 44 modul materi di mana peserta didik akan diberikan akses untuk menggunakan modul tersebut.

“Kegiatan penyusunan modul pembelajaran mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan karakter yang muaranya menumbuhkan generasi anak bangsa unggul dan cerdas. Diikuti sebanyak 44 guru dan 21 karyawan ikuti pelatihan IT, integritas dan loyalitas, adanya pandemi berdampak akselerasi digitalisasi informasi dan teknologi,” ujar Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Jatmiko, Jum’at (26/6/2020).

Pihaknya pun mengharapkan, dengan adanya pelatihan penyusunan modul ini bisa memberi nilai tambah dan motivasi dalam menulis.

Mengenai tahun ajaran baru sekolah akan melaksanakan pembelajaran tatap muka menunggu surat edaran Dinas Pendidikan Kota Surakarta dan pembelajaran jarak jauh di mulai bersamaan, yakni 13 Juli 2020.

Menjaga momentum dan solusi masalah bagi yang tidak memiliki akses ke perangkat pembelajaran yang diperlukan. Gawai yang memadai, seperti telepon pintar (smart phone), tablet, atau computer.

Jatmiko menyarankan, memulai sesuatu hal yang baru adalah susah. Maka harus dilatih, bisa diawali menjadi pendengar dan pembaca yang baik. Dia lalu mengutip Surat an-Nahl Ayat 78.

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. Dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur.”

Menurut Jatmiko , tiga komponen harus dimaksimalkan agar manusia memperoleh pengetahuan.

Dengan pengetahuan yang luas maka tulisan akan bagus dan menginspirasi banyak orang khususnya peserta didik.

Jatmiko menegaskan, kegiatan semacam ini sangat bagus untuk meningkatkan sumber daya manusia dan menambah wawasan.

Kegiatan belajar mengajar selalu berubah seiring perkembangan zaman. “Proses pembelajaran mulai bergeser ke student center learning, yakni kegiatan belajar mengajar menitikberatkan pada keaktifan siswa,” pungkasnya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Diskusi Bersama Warga Sulteng, Jubir Presiden Sampaikan Produktivitas Sosial Ekonomi Merupakan Perhatian Utama

Palu - Presiden Joko Widodo telah memberikan contoh terkait menjaga produktivitas sosial ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Sebagai kepala negara, dirinya selama ini telah...

Program “Belanja di Warung Tetangga” Diyakini Mampu Menyaingi Retail Modern

Jakarta, MENARA62.COM - Program "Belanja di Warung Tetangga" yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama BUMN Pangan dan diluncurkan pada medio April 2020...

LPDB-KUMKM Targetkan 4,8 Juta UMKM Mendapat Dana PEN

Jakarta, MENARA62.COM Untuk mengatasi dampak Covid-19, Pemerintah bersama Kementerian Koperasi dan UKM telah menganggarkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 1 triliun untuk...

Luncurkan Produk Terbaru, Solusi Nojorono Atasi Dampak Pandemi Global Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap berbagai bidang, termasuk pada dunia bisnis dan industri.  Salah satunya industri tembakau. Mengutip...

‘Zona Merah’ PPDB Sekolah Swasta

Oleh Ashari * ZONA merah dalam tulisan ini, kita batasi dengan maksud sebuah kekhawatiran. Jika tidak diantisipasi dan ditindak lanjuti. Karena kondisi riil di lapangan,...