31.6 C
Jakarta

UMSU dan PDM Medan Perkuat Ukhuwah Muhammadiyah di Malaysia

Baca Juga:

KUALA LUMPUR, MENARA62.COM — Jarak dan batas negara tak menghalangi warga Muhammadiyah untuk mempererat silaturahmi. Rombongan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan mengunjungi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia untuk memperkuat ukhuwah, membangun jejaring, dan membuka ruang kolaborasi lintas negara.

 

Kunjungan yang berlangsung pada 3 dan 5 September 2026 itu dikemas dalam dua agenda. Selain sosialisasi Muktamar Muhammadiyah dan ’Aisyiyah di Rumah Hamka Malaysia (RUHAMA), Kuala Lumpur, rombongan juga mengikuti pertandingan futsal persahabatan bersama PCIM Malaysia.

 

Dua agenda tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antarkader Muhammadiyah Indonesia dan Malaysia dalam suasana penuh kekeluargaan.

 

Bahas Muktamar Muhammadiyah di Kuala Lumpur

 

Agenda pertama berlangsung di RUHAMA, Kuala Lumpur, Kamis (3/9/2026). Rombongan UMSU dan PDM Kota Medan diterima jajaran pimpinan PCIM Malaysia dalam pertemuan yang sekaligus menjadi forum sosialisasi Muktamar Muhammadiyah dan ’Aisyiyah.

 

Dalam pertemuan tersebut, rombongan menyampaikan informasi mengenai agenda Muktamar yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

 

Diskusi juga membahas kontribusi warga Muhammadiyah di luar negeri dalam mendukung kesuksesan agenda permusyawaratan terbesar Muhammadiyah tersebut.

 

Pertemuan di RUHAMA tidak hanya menjadi forum sosialisasi. Komunikasi antara Muhammadiyah Kota Medan dan PCIM Malaysia juga diperkuat sebagai bagian dari pengembangan jejaring persyarikatan di tingkat internasional.

 

Futsal Jadi Cara Pererat Persaudaraan

 

Silaturahmi kemudian berlanjut melalui pertandingan futsal persahabatan di SLK Sport Centre, Batu Muda, Kuala Lumpur, Sabtu (5/9/2026).

 

Tim PCIM Malaysia menjamu tim gabungan dosen UMSU dan PDM Kota Medan. Pertandingan berlangsung sekitar satu jam dan berakhir dengan kemenangan PCIM Malaysia dengan skor telak 12-4.

 

Namun, skor pertandingan bukanlah tujuan utama.

 

Pertandingan justru menjadi sarana membangun keakraban, menjaga kebugaran, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan sesama warga Muhammadiyah.

 

“Bukan nilai gol yang tercipta, melainkan semangat dan kualitas kesehatan yang harus kita perbaiki di masa akan datang,” ujar salah seorang dosen UMSU yang turut bermain.

 

Ia juga secara khusus mengapresiasi semangat Rektor UMSU sekaligus Bendahara PDM Kota Medan, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., yang akrab disapa Pak Akrim.

 

“Yang paling aktif bermain futsal justru Pak Rektor. Beliau bisa bermain hingga pertandingan berakhir selama satu jam,” tuturnya.

 

PCIM Malaysia: Bukan Sekadar Pertandingan

 

Ketua Tim Futsal PCIM Malaysia, Dr. Zeldy Suryadi, menyambut positif pertemuan tersebut.

 

Menurutnya, kedatangan rombongan dari Sumatera Utara memiliki makna tersendiri karena menjadi kesempatan untuk bertemu dan membangun kedekatan dengan sesama warga Muhammadiyah dari daerah asal yang sama.

 

“Kami merasa senang bisa bertanding dengan tamu khas dari Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Jadi tidak merasa kaku dalam melayani tamu dari daerah yang sama. Ini murni silaturahmi dan ukhuwah Muhammadiyah,” kata Zeldy.

 

Pertandingan kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah.

 

Kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa gerakan Muhammadiyah tidak dibatasi jarak maupun batas negara. Hubungan antara UMSU, PDM Kota Medan, dan PCIM Malaysia diharapkan berkembang menjadi sinergi yang lebih luas dalam berbagai bidang.

 

Rangkaian silaturahmi ini sekaligus memperkuat jaringan Muhammadiyah di tingkat internasional. Ukhuwah, silaturahmi, dan kolaborasi menjadi fondasi untuk menjaga kesinambungan gerakan persyarikatan di tengah komunitas Muhammadiyah yang semakin luas, termasuk di luar Indonesia. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!