27.4 C
Jakarta

UNMUHA Tingkatkan Profesional dan Islami Dosen dan Karyawan Melalui Baitul Arqam

Baca Juga:

BANDA ACEH, MENARA62.COM  – Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyelenggarakan Baitul Arqam ke-5, melalui Lembaga Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (LSIK) bagi Dosen dan karyawan dilingkungan UNMUHA pada 26-28 Agustus 2022. Kegiatan yang digelar di Aula BKKBN Provinsi Aceh dibuka langsung oleh Rektor UNMUHA.

Baitul Arqam ke-5 ini mengusung tema ” Membentuk Dosen dan Karyawan yang Profesional dan Islami.”

Ketua panitia Baitul Arqam ke-5 Nuzulman, dalam laporannya menyampaikan ini merupakan kegiatan pengkaderan bagi dosen dan karyawan dalam lingkungan Unmuha. Tujuan dari kegiatan ini adalah pembinaan Al-Islam dan kemuhammadiyahan serta kepemimpinan untuk menciptakan suatu kesatuan, pemahaman dalam bersikap di lingkungan persyarikatan dan amal usaha Muhammadiyah.

Nuzulman menambahkan pengkaderan seperti ini kedepan akan rutin dilaksanakan bahkan menjadi wajib diikuti seluruh dosen dan karyawan dalam lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh.

“Ini juga untuk meningkatkan pemahaman tentang persyarikatan dan amal usaha Muhammadiyah serta, sebagai dasar pimpinan memberikan pertimbangan tentang Al-Islam dan kemuhammadiyahan dalam berbagai level manajemen,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta yang terpilih dari 179 orang dosen dan karyawan UNMUHA yang belum mengikuti Baitul Arqam.

“Materi Al-Islam dan kemuhammadiyah ini adalah bahan utama bagi pertimbangan Universitas dan juga sebagai ruh, yang merupakan semangat yang esensial bagi kita,” kata Ketua BPH UNMUHA Nasrullah Zakfar

Dosen harus mampu mengintegrasikan mata kuliahnya dengan semangat Al-Islam dalam setiap pekerjaan. tutup Nasrullah

selain itu Pimpinan Wilayah  Muhammadiyah (PWM) Aceh  Muharrir Asy’ary menyampaikan sejarah singkat tentang Baitul Arqam, Islam harus berkembang. Oleh  karena itu, pengkaderan ini kita berharap sebagai pengkaderan yang sungguh sungguh.

“Untuk pengembangan Muhammadiyah kita perlu melakukan pengkaderan. Baitul Arqam sesungguhnya menanam nilai nilai keislaman, mengembangkan akhlak, memberikan ketentraman dan kedamaian,” kata Muharrir Asy’ary

Diharapkan setelah ini kita menjadi kader muhammadiyah, Aktif pengurus cabang atau mampu mengimplementasikan dari Baitul Arqam di kampus, maupun di tengah tengah masyarakat. “Mari kita besarkan Muhammadiyah, Muhammadiyah besar bersama kita,” ajaknya.

Rektor Universitas Muhammadiyah Aceh Dr. H. Aslam Nur MA dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh peserta ”  ada dua pola pembinaan Muhammadiyah formal dan informal melalui kegiatan.”

Perguruan tinggi Muhammadiyah ada sebanyak 172 Universitas Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, masih banyak ditemukan karyawan dan dosen belum benar benar memahami organisasi Muhammadiyah tersebut.

“melalui kegiatan ini hendaknya kita mampu memahami, menjiwai dengan satu niat kita beribadah melalui organisasi Muhammadiyah.” kata Aslam Nur.

Hadir dalam pembukaan tersebut Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, Ketua BPH Unmuha, Para Wakil Rektor I, II dan III serta Para Dekan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!