25.6 C
Jakarta

Upaya Memantapkan Risalah Pencerahan dalam Gerakan Muhammadiyah

Must read

BSN Tetapkan 28 SNI Terkait Penanganan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Mewabahnya Covid-19 memberikan efek yang luar biasa terhadap kehidupan manusia di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Penularannya antar manusia sangat cepat...

Kemendikbud Akhirnya Terbitkan Kurikulum Darurat untuk Kondisi Khusus

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan...

Disdik Indramayu Perbolehkan Sekolah Gunakan Dana BOS Untuk Pembelian Kuota Internet Siswa

INDRAMAYU, MENARA62.COM– Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu memperbolehkan setiap sekolah untuk mempergunakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk membeli kuota internet bagi siswa di...

JAKARTA, MENARA62.COM — Risalah Pencerahan dalam Konteks Keummatan dan Kebangsaan, menjadi tema pengkajian Ramadhan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta. Tema ini, menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, sebagai tindaklanjut dari tanwir.

Menurutnya, agar pemikiran tanwir tidak hanya jadi teks yang indah, tapi menjadi komitmen dan dilaksanakan dalam persyarikatan Muhammadiyah dan peran kebangsaan dan peran global.

“Kita sudah lama memperkenalkan istilah pencerahan. Ini sudah menjadi gagasan pemikiran, dan menjadi perspektif pemikiran Muhammadiyah, bahkan jadi tema muktamar di Malang 2005 dan 2010. Ini jadi penguataan gerakan Muhammadiyah abad ke 2. Jadi kata pencerahaan ini menjadi mata rantai dari berkemajuannya gerakan Muhammadiyah dari abad pertama,” ujarnya.

Dalam rentang 1 abad, menurut Haedar, Muhammadiyah bergelut dengan isu kemajuan. Ini asli pemikiran KH Ahmad Dahlan. Kata ini menggelinding, tahun 1938 dilanjutkan oleh KH Mas Mansur, kemudian terkandung dalam 12 langkah Muhammadiyah.

Jadi pemikiran Muhammadiyah ini, menurut Haedar, sangat sistematis. Kemudian lahir pedoman hidup Muhammadiyah, 2010 lahir pernyataan abad kedua, kemudian yang terbaru ialah pemikiran tentang darul ahdi wasyahadah.

Pikiran-pikiran Muhammadiyah ini, menurut Haedar, tercatat dalam beberapa risalah. Ada pidato resmi Ahmad Dahlan tentang Tali Pengikat Hidup.

“Ada juga 17 pokok ajaran Ahmad Dahlan. Ada juga pokok ajaran al Quran. Ada juga ajaran tentang akal pikiran murni. Disana juga ada pemikiran kemajuan dan pemimpin kemajuan. Ini pemikiran fundamental dalam gerakan Muhammadiyah,” ujarnya.

Menurut Haedar, khasanah ini sangat jarang terungkap. Akhir-akhir ini kemudian digali lagi dan disistematisasi. “Pada zaman Syafii Maarif maka digelindingkan kata Pencerahan. Ini adalah khasanah Muhammadiyah yaitu tentang Tanwir yang dikodivikasi tahun 1935 yang dimulai sidang tanwir tahun 1935 di Banjarmasin. Ini pikiran asli Muhammadiyah,” ujarnya.

Baca juga: Tanwir
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

BSN Tetapkan 28 SNI Terkait Penanganan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Mewabahnya Covid-19 memberikan efek yang luar biasa terhadap kehidupan manusia di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Penularannya antar manusia sangat cepat...

Kemendikbud Akhirnya Terbitkan Kurikulum Darurat untuk Kondisi Khusus

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan...

Disdik Indramayu Perbolehkan Sekolah Gunakan Dana BOS Untuk Pembelian Kuota Internet Siswa

INDRAMAYU, MENARA62.COM– Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu memperbolehkan setiap sekolah untuk mempergunakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk membeli kuota internet bagi siswa di...

Terseret Arus Pantai Gua Cemara, Joko Widodo, 3 anak dan 1 kerabatnya Belum Ditemukan

BANTUL, MENARA62.COM - Wisata di Pantai Gua Cemara memang cocok bagi keluarga yang ingin berwisata bersenang-senang dengan menikmati rindangnya pohon cemara dengan angin semilir...