BOYOLALI, MENARA62.COM – SMK Negeri Nogosari, Boyolali, menggelar peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW dengan konsep unik dan edukatif melalui pertunjukan Wayang Golek Pitutur, Kamis (15/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid SMK Negeri Nogosari ini memadukan seni budaya lokal dengan nilai-nilai keislaman, sehingga menciptakan suasana religius sekaligus inspiratif.
Acara diikuti sekitar 700 siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Kegiatan diawali dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh grup Hadrah Anak Sholeh, yang terdiri dari siswa-siswi aktivis Rohis SMK Negeri Nogosari. Suasana khidmat dan penuh kehangatan pun terasa sejak awal kegiatan.
Sebagai pengisi utama, hadir Ustadz Pujiono, Mudir Pondok Pesantren MU Manafi’ul ‘Ulum Canden, Sambi. Melalui lakon Wayang Golek Pitutur, ia menyampaikan tausiyah bertema “Merawat Warisan Isro’ Mi’roj.” Dalam pesannya, Ustadz Pujiono menegaskan bahwa Isro’ Mi’roj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan warisan spiritual yang harus dijaga dan diamalkan.
“Isro’ Mi’roj harus dirawat dengan menjaga shalat, membiasakan akhlak mulia, menumbuhkan kepedulian sosial, mencintai ilmu, serta berkomitmen membangun peradaban yang beradab,” pesannya di hadapan para siswa.
Kepala SMK Negeri Nogosari, Daryono, S.Pd., M.M., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendekatan dakwah melalui seni budaya seperti wayang golek menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda.
“Melalui seni, pesan dakwah menjadi lebih hidup, mudah dipahami, dan membekas di hati siswa,” ujarnya.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama panitia yang solid dengan Ketua Panitia Daris Darojat, S.Pd., Sekretaris Aris Munawar, dan Bendahara Anis Sofya Adyani, S.Pd. Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperingati Isro’ Mi’roj, tetapi juga memperkuat karakter religius siswa sekaligus melestarikan seni tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi refleksi singkat. Salah satu guru, Adip Mustofa, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan. Ia berharap peringatan Isro’ Mi’roj ini membawa dampak positif bagi siswa agar semakin taat beribadah dan berakhlak mulia. (*)
