31.6 C
Jakarta

Haedar Nashir Serukan Dunia Hentikan Politik Kekerasan

Baca Juga:

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengecam tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza, Palestina, termasuk sejumlah jurnalis Indonesia yang ikut dalam misi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Haedar saat ditemui awak media usai menghadiri Resepsi Milad ‘Aisyiyah ke-109 di Convention Hall Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta pada Selasa (19/5).

Menurut Haedar, Muhammadiyah secara konsisten menolak segala bentuk intervensi dan penyelesaian konflik yang menggunakan kekerasan maupun politik kekerasan.

Muhammadiyah selalu mengecam setiap bentuk intervensi bahkan juga menggunakan kekerasan atau politik kekerasan yang akhirnya merugikan semua pihak,” ujarnya.

Jurnalis dan Aktivis Dinilai Membawa Misi Kemanusiaan

Haedar menegaskan para jurnalis dan aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam rombongan tersebut tidak memiliki kepentingan politik, melainkan menjalankan tugas jurnalistik dan misi kemanusiaan untuk membantu rakyat Palestina.

“Jurnalis dan para aktivis kemanusiaan itu tidak punya kepentingan politik apa pun,” tegasnya.

Ia berharap Israel tidak bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat Palestina maupun pihak-pihak yang hadir membawa misi perdamaian dan kemanusiaan di Gaza.

“Jangan sampai menghadapi persoalan Palestina dengan tindakan yang justru merugikan pihak-pihak yang membawa misi kemanusiaan dan perdamaian,” katanya.

Muhammadiyah Desak Dunia Internasional Bertindak

Selain mengecam tindakan militer Israel, Haedar juga meminta komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk mengambil langkah nyata dalam menghentikan kekerasan yang terus berlangsung di Palestina.

Menurutnya, konflik dan peperangan berkepanjangan menunjukkan lunturnya nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan global modern.

Haedar menilai dunia seharusnya belajar dari sejarah panjang peperangan dunia agar tidak lagi menjadikan perang sebagai jalan utama penyelesaian konflik internasional.

“Mestinya dunia tidak lagi menjadikan perang sebagai jalan penyelesaian,” ujarnya.

Misi Kemanusiaan Gaza Dicegat Militer Israel

Sebelumnya, militer Israel dilaporkan mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 di perairan Mediterania Timur menuju Gaza, Palestina.

Dalam rombongan tersebut terdapat sejumlah warga negara Indonesia, termasuk jurnalis media nasional yang sedang menjalankan tugas peliputan kemanusiaan di wilayah konflik Palestina. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!