30.2 C
Jakarta

SD Muh PK Banyudono Tanamkan Tauhid Lewat Kurban

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COM – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono memanfaatkan momentum Iduladha 1447 Hijriah sebagai sarana pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman. Pada hari Tasyrik terakhir, Sabtu (30/5/2026), sekolah menggelar penyembelihan hewan kurban sebanyak lima ekor kambing yang melibatkan seluruh warga sekolah.

 

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai tauhid, keikhlasan, dan kepedulian sosial kepada para siswa sejak usia dini.

 

Ketua Panitia Kurban SD Muh PK Banyudono, Habibi Nur Rahman, S.Pd., menjelaskan bahwa dari lima kambing yang disembelih, empat di antaranya merupakan hewan latihan kurban siswa. Sementara satu ekor kambing berasal dari sohibul kurban wali murid, Dendy Sadono Priyanto.

 

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kurban para sohibul kurban dan menjadikannya sebagai sarana pendidikan karakter bagi anak-anak,” ujarnya.

 

Pelaksanaan kurban tahun ini juga mendapat dukungan dari 12 mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Mereka turut membantu proses penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian daging kurban kepada para penerima manfaat.

 

Selain menyaksikan proses penyembelihan hewan secara langsung, siswa juga mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang telah disiapkan panitia. Mulai dari lomba membuat kaligrafi, menyusun puzzle edukatif, hingga beragam aktivitas kreatif yang bertujuan memperdalam pemahaman tentang makna Hari Raya Iduladha.

 

Kepala SD Muh PK Banyudono, Pujiono, menegaskan bahwa kegiatan kurban merupakan bagian penting dari proses pembelajaran karakter yang diterapkan sekolah.

 

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa kurban adalah wujud ketakwaan, ketaatan kepada Allah, serta bentuk kepedulian kepada sesama. Melalui kegiatan ini, siswa belajar tentang keikhlasan, berbagi, dan semangat berkorban sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,” katanya.

 

Menurutnya, pendidikan nilai tidak cukup hanya disampaikan melalui teori di dalam kelas. Pengalaman langsung dalam kegiatan keagamaan seperti kurban menjadi media efektif untuk membangun karakter peserta didik.

 

Kegiatan kurban yang melibatkan guru, siswa, orang tua, mahasiswa PPL, dan masyarakat sekitar tersebut menjadi wujud sinergi dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat dalam semangat berbagi keberkahan Iduladha.

 

Melalui kegiatan tersebut, SD Muhammadiyah PK Banyudono berharap para siswa tumbuh menjadi generasi yang memiliki tauhid kuat, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!