MADIUN, MENARA62.COM – Mahasiswa Program Studi Biokewirausahaan Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) mengikuti praktikum mata kuliah Budidaya Hortikultura sebagai upaya mengembangkan kompetensi sekaligus membangun jiwa kewirausahaan berbasis pertanian. Kegiatan tersebut dilaksanakan di laboratorium Program Studi Biokewirausahaan Kampus 2 UMJT dan diikuti mahasiswa semester 6.
Praktikum yang berlangsung sejak Mei hingga Juli 2026 ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam membudidayakan berbagai tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan potensi bisnis.
Dosen pengampu mata kuliah Budidaya Hortikultura, Dian Ardifah Iswari, S.TP., M.Si., menjelaskan bahwa mahasiswa melakukan praktik penanaman benih maupun stek batang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik.
“Benih yang ditanam ada banyak, mulai dari laos, cabai, tomat, terong, kemangi, dan sereh,” ujar Dian Ardifah Iswari yang akrab disapa Difa.
Menurut Difa, praktikum ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai teknik budidaya tanaman hortikultura, mulai dari tahap awal hingga pemeliharaan tanaman. Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan wawasan bisnis mahasiswa melalui pemanfaatan komoditas hortikultura yang memiliki prospek pasar menjanjikan.
“Tujuan praktikum ini agar mahasiswa memahami cara penanaman tanaman hortikultura yang berpotensi untuk dijadikan peluang bisnis,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlebih dahulu menyiapkan media tanam menggunakan polybag dan galon bekas sebagai bentuk pemanfaatan barang yang ramah lingkungan. Media tanam dibuat dari campuran tanah, sekam, dan pupuk yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
Setelah media tanam siap, mahasiswa melakukan proses penyemaian benih hingga tumbuh kuat. Bibit yang telah berkembang kemudian dipindahkan ke wadah yang lebih besar, seperti pot, untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.
Difa menilai metode pembelajaran berbasis praktik mendapat respons positif dari mahasiswa. Mereka tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam proses budidaya tanaman.
“Respon mahasiswa menyenangi kegiatan semacam ini karena tidak hanya teori namun bisa praktik langsung dalam penumbuhan tanaman,” ungkapnya.
Melalui kegiatan praktikum Budidaya Hortikultura ini, UMJT terus mendorong mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha. Pembelajaran berbasis praktik diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memahami aspek akademik, tetapi juga memiliki keterampilan aplikatif dan jiwa kewirausahaan yang kuat. (PJ)

