31.9 C
Jakarta

Sleman Peringkat 2 Kabupaten dengan Creative Financing Terbaik se-Jawa Bali

Baca Juga:

SLEMAN, Menara62.Com – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kabupaten Sleman berhasil meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali dengan menduduki peringkat kedua untuk kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam acara apresiasi yang berlangsung di Hotel Marriott Yogyakarta, Depok, Sleman, pada Kamis, 4 Juni 2026 malam.

Kategori ini menilai kemampuan Pemda dalam mengoptimalkan sumber daya dan menciptakan inovasi pembiayaan pembangunan. Penilaian meliputi inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan BUMD, serta pemanfaatan CSR untuk mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan.

Selain itu, efektivitas pengelolaan barang milik daerah dan BLUD, serta kemampuan menjalin kerja sama dengan badan usaha melalui skema KPDBU. Aspek digitalisasi, tata kelola keuangan, dan konsistensi opini LKPD menjadi bagian penting menentukan keunggulan daerah.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengaku bangga dan bersyukur atas apresiasi dari Kemendagri yang berhasil diraih oleh Kabupaten Sleman tersebut. Ia berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh karyawan di Pemkab Sleman untuk terus meningkatkan kualitas kinerja guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Terima kasih untuk teman-teman semuanya yang telah bekerja dengan keras, bagaimana tata kelola keuangan di Kabupaten Sleman terus kita tingkatkan, sehingga kemampuan daerah untuk membangun wilayah dengan kekuatan sendiri semakin kuat dan suatu hari nanti bisa berdikari dari sisi keuangan,” ujarnya.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk reward dari Kementerian Dalam Negeri. Disampaikan bahwa Kemendagri kerap memberikan pengawasan yang sangat ketat, teguran, hingga sanksi bagi pemerintah daerah yang melanggar aturan. Sehingga pemberian apresiasi ini disebut sebagai penyeimbang yang diberikan kepada Pemerintah Daerah yang dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Kali ini kita berikan apresiasi supaya imbang. Harapannya, langkah ini dapat memperkuat budaya kinerja, memicu motivasi, serta memunculkan iklim kompetitif yang sehat antar daerah,” ungkap Tito.

Selain Menteri Dalam Negeri, acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, serta Kepala Daerah tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Bali, dan stakeholder lainnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!