SOLO, MENARA62.COM – Semangat untuk mengurangi efek samping rokok terus dilakukan oleh civitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Salah satunya adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UMS, yang menggelar aksi cek kesehatan tubuh, gigi, dan mulut gratis pada hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah.
Gubernur BEM FKG UMS Isma’il Amri Legowo menjelaskan kegiatan ini dilangsungkan bertepatan dengan hari tanpa rokok sedunia atau World No Tobacco Day yang jatuh pada 24 Mei 2026. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya merokok dan efek sampingnya pada rongga mulut.
“Masyarakat saat ini masih minim pengetahuan tentang bahaya merokok bagi rongga mulut. Yang sudah banyak orang tahu adalah bahaya merokok bagi paru-paru dan jantung. Padahal di rongga mulut ada efek yang sangat bahaya, seperti periodontitis,” ujar Isma’il, saat dihubungi pada Selasa (9/6).
Periodontitis adalah infeksi gusi yang dapat merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Periodontitis dapat menyebabkan gigi goyang atau tanggal apabila tidak segera diobati.
Tak hanya melakukan cek kesehatan gratis, BEM FKG UMS juga membuka donasi bagi penderita kanker di Indonesia. Isma’il menjelaskan donasi tersebut bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia.
Isma’il mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan di CFD pada Ahad, 24 Mei 2026, karena pengunjung yang hadir beragam. “Mereka memiliki prevalensi yang berbeda-beda, sehingga edukasi yang kami berikan dapat lebih menyeluruh di masyarakat,” imbuh dia.
Peserta kegiatan mencapai 100 orang dari kalangan remaja, dewasa, hingga lansia. Isma’il menyebut kondisi kesehatan gigi dan mulut para peserta cukup beragam. Mulai dari gigi hilang atau ompong, hingga gigi berlubang.
“Di sini kami juga menyediakan konsultasi apabila terdapat keluhan dan kondisi gigi dan mulut, seperti pada pasien lansia yang memakai gigi palsu atau gigi tiruan. Kami berikan saran terkait kondisi gigi tiruan tersebut apakah perlu dilakukan perbaikan atau pergantian,” jelas Ismail.
Melalui kegiatan ini, BEM FKG UMS berharap masyarakat semakin memahami pentingnya merawat kesehatan tubuh, gigi, dan mulut. Sebab, penurunan kesehatan rongga mulut dapat memengaruhi kesehatan tubuh lainnya.
Disinggung mengenai rencana ke depan, Isma’il mengatakan BEM FKG UMS akan terus berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan, khususnya kesehatan gigi dan mulut. (*)
