Sleman, Menara62.Com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I yang dirangkai dengan Pelantikan Relawan di The Heaven Floating Resto (Platycerium Garden), Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyusun program kerja satu tahun ke depan, sekaligus memperluas jaringan relawan hingga ke tingkat tempat pemungutan suara (TPS).
Acara dihadiri anggota DPR RI H. Totok Daryanto, S.E., perwakilan DPP PAN Arif Noor Hartanto, S.IP., Ketua DPW PAN DIY Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M. beserta jajaran, pengurus DPD, DPC, DPRt PAN Sleman, organisasi otonom PAN seperti Barisan Muda PAN (BM PAN), PUAN, Simpatik Pandawa, serta anggota DPRD DIY dan DPRD Kabupaten Sleman.
Ketua DPD PAN Sleman, Raden Inoki AP, S.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi titik awal penguatan struktur partai sekaligus regenerasi kepemimpinan.
Ia mengawali sambutannya dengan menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan sengaja dirancang sebagai ruang belajar bagi kader-kader muda PAN.
“Kegiatan ini memang kami desain sebagai ajang latihan dan pembelajaran. Karena itu, kami melibatkan teman-teman dari Barisan Muda yang sebagian besar masih sangat muda. Ini merupakan bagian dari proses kaderisasi dan konsolidasi organisasi,” ujarnya.
Inoki menjelaskan, saat ini struktur kepengurusan mulai dari tingkat DPD, DPC hingga DPRD terus diperkuat agar mampu menjalankan fungsi organisasi secara optimal.
Menurutnya, salah satu prioritas yang akan dilakukan adalah menjadikan kantor DPD sebagai pusat administrasi, pusat data, sekaligus pusat koordinasi seluruh aktivitas partai di Kabupaten Sleman.
“Kantor DPD harus menjadi pusat pergerakan dan pusat koordinasi seluruh kegiatan organisasi sehingga setiap program dapat berjalan lebih efektif,” katanya.
Selain memperkuat organisasi, PAN Sleman juga memberikan perhatian besar terhadap regenerasi kader. Inoki menilai keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan partai di masa mendatang.
“Setiap orang memiliki masanya dan setiap masa memiliki orangnya. Karena itu, kami terus membuka ruang bagi generasi muda untuk bergabung dalam kepengurusan maupun Barisan Muda PAN agar estafet kepemimpinan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan perkembangan pembentukan jaringan relawan. Hingga saat ini telah terbentuk sekitar 350 relawan yang berasal dari berbagai elemen masyarakat maupun jaringan anggota DPRD Kabupaten Sleman.
“Relawan adalah kekuatan penting dalam kerja-kerja organisasi dan pemenangan. Target kami adalah membentuk relawan di seluruh TPS di Kabupaten Sleman, dan jumlah yang ada saat ini akan terus bertambah,” jelasnya.
Ia turut mengajak seluruh kader memanfaatkan media sebagai sarana memperkenalkan program-program PAN kepada masyarakat sehingga kerja nyata partai dapat diketahui secara luas.
“Masyarakat harus mengenal partai bukan hanya melalui pertemuan langsung, tetapi juga melalui informasi yang disampaikan media tentang kerja nyata yang kita lakukan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan DPP PAN, Arif Noor Hartanto, S.IP., menekankan bahwa kekuatan partai tidak dibangun melalui perdebatan, melainkan melalui kerja nyata yang dirasakan masyarakat.
“Cara kita melawan adalah dengan terus bekerja. Kita tidak perlu terlalu memikirkan apa yang menjadi omongan orang lain. Yang penting adalah hasil nyata dari kerja kita,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa PAN masih memiliki pekerjaan rumah dalam meningkatkan keterwakilan perempuan di kepengurusan hingga memenuhi target minimal 30 persen secara nasional.
Selain itu, Arif menilai proses verifikasi partai politik menuju Pemilu mendatang harus dipersiapkan secara serius melalui penguatan struktur hingga tingkat bawah. Menurut Arif, rekrutmen relawan menjadi jalur strategis yang harus terus diperluas, mulai dari jaringan anggota DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten.
Ia juga menjelaskan perubahan organisasi Simpatik menjadi Pandawa sebagai bagian dari transformasi karakter organisasi.
“Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, tetapi perubahan karakter. Kita membutuhkan semangat yang lebih kuat dan lebih tegas dalam menghadapi tantangan politik ke depan,” ujarnya.
Arif menambahkan, berdasarkan data pemutakhiran pemilih berkelanjutan, kelompok pemilih terbesar saat ini berasal dari kalangan milenial dan Generasi Z. Karena itu, PAN harus mampu menjadikan anak-anak muda sebagai motor penggerak partai.
“Milenial dan Gen Z jumlahnya sudah lebih dari 50 persen. Mereka harus menjadi kekuatan utama PAN, sehingga kita perlu memberi ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk bergabung dan mengajak teman-temannya ikut membangun partai,” tuturnya.
Melalui Rakerda I ini, DPD PAN Sleman berharap lahir program-program strategis yang mampu memperkuat organisasi, memperluas jaringan relawan, meningkatkan komunikasi politik kepada masyarakat, serta memperkokoh soliditas seluruh kader dalam menghadapi agenda politik mendatang. Semangat kolaborasi, kaderisasi, dan kerja nyata menjadi pesan utama yang mengemuka sepanjang kegiatan tersebut.
RAKERDA I DPD PAN Sleman Perkuat Konsolidasi dan Lantik Relawan, Siapkan Strategi Menuju Pemilu
- Advertisement -

