SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus mematangkan persiapan Masa Ta’aruf (Masta) Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 guna menyambut ribuan mahasiswa baru. Melalui Rapat Koordinasi Panitia Besar yang digelar di Ruang Kelas 802 Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Senin (27/7/2026), UMS menegaskan komitmennya menghadirkan layanan terbaik dengan konsep penyambutan yang humanis, aman, dan bebas kekerasan.
Rapat tersebut dihadiri Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., jajaran pimpinan universitas, direktorat, fakultas, serta panitia pelaksana Masta PMB 2026.
Dalam arahannya, Harun menegaskan bahwa penyambutan mahasiswa baru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting membangun kesan pertama terhadap kehidupan kampus.
“Mahasiswa adalah subjek utama, bukan sebagai objek. Mahasiswa harus dilayani dengan sebaik-baiknya sehingga sejak awal mereka merasakan atmosfer UMS yang humanis, transenden, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna,” tegas Harun.
Ia menambahkan, kualitas penyelenggaraan Masta menjadi bagian penting dalam menjaga mutu layanan pendidikan di perguruan tinggi swasta.
“Kita bukan universitas negeri, kita universitas swasta berciri Islam Muhammadiyah. Karena itu pelayanan kepada mahasiswa harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Mahasiswa Senior Jadi Duta Kampus
Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., berharap seluruh rangkaian kegiatan mampu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi mahasiswa baru sejak hari pertama memasuki lingkungan kampus.
Menurutnya, mahasiswa senior memiliki peran strategis sebagai wajah pertama yang akan dikenali mahasiswa baru.
“Mereka sudah bergembira ketika dinyatakan lolos menjadi mahasiswa UMS. Mari kita jaga kebahagiaan itu agar semangat mereka untuk kuliah tetap tinggi. Mahasiswa senior adalah student ambassador yang pertama kali akan dilihat dan dicontoh oleh mahasiswa baru,” katanya.
Utamakan Pelayanan Prima dan Bebas Kekerasan
Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) UMS, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., menekankan bahwa keberhasilan Masta merupakan tanggung jawab seluruh elemen kampus.
Karena itu, sinergi antara direktorat, fakultas, organisasi kemahasiswaan, hingga unit pendukung menjadi kunci sukses pelaksanaan kegiatan.
Ia menegaskan, konsep Masta PMB 2026 mengedepankan service excellent, bebas dari segala bentuk kekerasan, serta memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh mahasiswa baru, termasuk mereka yang berasal dari luar Pulau Jawa.
“Kita ingin memberikan service excellent di semua lini sehingga sejak pertama datang ke UMS mereka benar-benar memperoleh pengalaman terbaik,” ungkapnya.
Masta Berlangsung Enam Hari Terintegrasi
Ketua Panitia Masta PMB UMS 2026, Dr. Nur Aklis, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa tahun ini Masta akan berlangsung selama enam hari dengan konsep terintegrasi.
Rangkaian kegiatan meliputi Masta Universitas, Masta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Masta Fakultaria, hingga UKM Expo sebagai penutup.
Selain menyusun konsep acara, panitia juga telah memetakan kebutuhan sarana dan prasarana di setiap fakultas, termasuk menyiapkan lokasi alternatif untuk kegiatan luar ruangan sebagai antisipasi terhadap perubahan cuaca.
Dengan persiapan yang semakin matang dan kolaborasi seluruh unsur kampus, UMS berharap Masta PMB 2026 mampu memberikan pengalaman pertama yang berkesan bagi mahasiswa baru sekaligus memperkuat citra UMS sebagai perguruan tinggi Islam yang humanis, unggul, dan berkelanjutan. (*)

