SOLO, MENARA62.COM — Sebanyak 479 murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti semarak lomba kemerdekaan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026).
Mengusung tema “Anak Indonesia Hebat, Sehat, dan Berprestasi”, kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar sebagai kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, karakter, kebugaran, dan semangat nasionalisme murid.
Sejak pukul 07.30 WIB, murid kelas I hingga VI antusias mengikuti berbagai perlombaan yang berlangsung di halaman dan ruang kelas. Nuansa merah putih menghiasi lingkungan sekolah, berpadu dengan tepuk tangan, sorakan penyemangat, dan keceriaan murid.
Ketua panitia, Ayu Retnoningsih Rahayu Sunarsih, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menghadirkan hiburan edukatif sekaligus menanamkan nilai perjuangan dan kebersamaan.
“Selain menjadi sarana hiburan yang edukatif, kegiatan ini bertujuan memupuk gotong royong, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta mengenang perjuangan para pahlawan,” jelasnya.
Menurut Ayu, sebanyak 13 cabang lomba disiapkan dan dikelompokkan ke dalam empat kategori, yakni seni dan kreativitas, keagamaan, ketangkasan fisik, serta keterampilan hidup atau life skill.
Dari Mewarnai hingga Menyetrika Baju
Pada kategori seni dan kreativitas, murid mengikuti lomba mewarnai, menggambar, menyanyi, membaca puisi, mendongeng, dan menghias kelas.
Lomba menghias kelas secara khusus melibatkan seluruh murid. Kegiatan tersebut menjadi sarana melatih kerja sama dan kekompakan dalam menciptakan lingkungan belajar yang menarik.
Sementara kategori keagamaan diisi lomba hafalan doa sehari-hari dan hafalan Juz Amma. Perayaan kemerdekaan pun dipadukan dengan penguatan karakter religius dan pembiasaan nilai-nilai Al-Qur’an.
Keseruan juga muncul dalam kategori ketangkasan fisik dan life skill. Murid mengikuti lomba estafet karet, student smart, dan Senam Anak Indonesia Hebat.
Untuk melatih kemandirian, panitia menghadirkan lomba melipat baju dan menyetrika baju. Lomba tersebut menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian karena mengajak murid mempraktikkan keterampilan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Murid dituntut teliti, rapi, mandiri, dan berhati-hati dalam menyelesaikan setiap tahapan.
Salah satu peserta, Naura Rania Muchtar, murid kelas III, mengaku sempat gugup ketika mengikuti lomba melipat baju.
“Awalnya aku merasa gugup karena harus praktik mengancingkan seragam di hadapan peserta yang lain. Tapi aku langsung teringat pesan Mama untuk tidak terburu-buru saat mengaitkan kancing ke dalam lubang baju,” ujarnya.
Kompetisi Disesuaikan Jenjang Murid
Untuk memastikan perlombaan sesuai tahap perkembangan murid, sistem penilaian dibedakan berdasarkan jenjang kelas. Kategori kelas bawah diperuntukkan bagi kelas I–III, sedangkan kelas atas mencakup kelas IV–VI.
Panitia menyiapkan tiga bingkisan dan piagam penghargaan bagi para juara pada setiap kategori di masing-masing cabang perlombaan.
Skema tersebut diharapkan memberikan pengalaman berkompetisi sekaligus apresiasi terhadap keberanian, kreativitas, dan usaha murid.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo akan ditutup dengan upacara bendera pada Senin (17/8/2026). Kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba semarak kemerdekaan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, sekolah berupaya menghadirkan makna kemerdekaan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Murid diajak memahami bahwa menjadi anak Indonesia yang hebat berarti berani berkarya, mampu bekerja sama, mandiri, sehat, serta memiliki semangat untuk terus berprestasi. (*)

