25.6 C
Jakarta

GESS Indonesia 2019, Hadirkan Teknologi untuk Lahirkan Para Kreator

Must read

City Stays, Holiday Escapes dan Island Retreats #DiIndonesiasaja

JAKARTA, MENARA62.COM -- Musim liburan akhirnya kini telah tiba! Setelah melalui tahun ini, kita semua dapat sedikit merayakan kegembiraan dan kebahagiaan dalam hidup kita...

YLBHI: DPR Perlu Menolak, dan Presiden tidak Menandatangani RePerpres Pelibatan TNI dalam Kontra Terorisme

JAKARTA, MENARA62.COM -- Wakil Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur menyatakan bahwa DPR seharusnya menolak pembahasan Rancangan Peraturan Presiden tentang Pelibatan...

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Danamon Setujui Pengangkatan Komisaris Independen Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk ("Bank Danamon/Perseroan") hari ini, Kamis (26/11/2020) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ("RUPS-LB") yang menyetujui...

Masyarakat Purbalingga Harus Sejahtera, Tidak Sejahtera itu Melanggar Perintah Tuhan

PURBALINGGA, MENARA62.COM -- Rektor UMP Dipercaya Jadi Panelis Debat Publik. Masyarakat Purbalingga Harus Sejahtera, Tidak Sejahtera Itu Melanggar Perintah Tuhan Debat publik calon bupati dan wakil...

JAKARTA, MENARA62.COM – Global Educational Supplies & Solutions (GESS) Indonesia 2019 resmi dibuka pada hari Rabu (18/09). Mengambil lokasi di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC), ajang pameran dan konferensi pendidikan terbesar di Asia Tenggara tersebut akan berlangsung selama tiga hari yakni 18-20 September 2019.

Sekitar 80 exhibitors dari 15 negara ambil bagian dalam GESS kelima kalinya tersebut. Exhibitors menampilkan solusi-solusi inovatif penunjang pendidikan dimana 50 persen dari exhibitors berasal dari luar negeri.

Staf Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Ananto Kusuma Seta, pada pembukaan GESS Indonesia 2019 menyatakan apresiasinya terhadap kehadiran GESS Indonesia 2019. Sebab dengan menggelar pameran dan konferensi pendidikan, GESS telah membantu mencerdaskan kehidupan anak Indonesia.

Menurut Ananto, tema “What Will You Create” yang diangkat GESS Indonesia 2019 sangat relevan dengan fokus pendidikan Indonesia kedepan, yaitu meningkatkan kreativitas anak Indonesia.

gess
Staf Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing Kemdikbud RI, Ananto Kusuma Seta memberikan kata sambutan pada pembukaan GESS Indonesia 2019. (ist)

“Kemajuan teknologi memiliki korelasi dengan kreativitas. Teknologi yang dihadirkan di GESS Indonesia 2019 dapat berkontribusi dalam menciptakan kreator di Indonesia,” papar Ananto kepada awak media.

Ananto menyebutkan tantangan pendidikan Indonesia di masa kini adalah bagaimana pendidik dapat menciptakan seorang kreator. Jika dulu jarak antara kreator dan kreasi sangat jauh, karena orang harus pergi ke perpustakaan maka sekarang jarak itu semakin dekat melalui gadget, dan informasi pun berada dalam genggaman kita. Sehingga seorang pendidik juga dituntut untuk merombak cara/metode pendidikan, agar dapat menciptakan kreator.

“Selama ini pendidikan kita lebih banyak diarahkan untuk menghafal. Karena itu kita harus naik kasta. Puncak kasta tertinggi adalah kreatifitas itu sendiri,” kata Ananto.

Selama tiga hari pelaksanaannya, GESS Indonesia 2019 juga akan menghadirkan lebih dari 100 sesi konferensi pendidikan yang dapat membantu pengembangan dunia pendidikan di Indonesia. Konferensi tersebut terbagi ke dalam lima stage, yaitu GESS Talks, Leadership Stream, Edtech In Action, Innovation Stage, dan Future Learning.

Rangkaian sesi konferensi tersebut akan menghadirkan para pakar dunia pendidikan di Indonesia sebagai pembicara. Salah satunya adalah Prof. Arief Rachman, M.Pd (Executive Chairman Indonesia, National Comission for UNESCO) dan Munif Chatib, SH, M.Pd (Director, Next Edu). Sedangkan dari mancanegara, pakar dunia pendidikan yang akan hadir antara lain Prof. Dr. Ger Kraus, OBE (Global Director of Education, Kidzania), Dr. Richard Churches, FRSA (Lead Advisor for Education Reform and Evidence Based Practice, Education Development Trust) dan Magdalena Matulewicz (President and Co-Founder, Natural Born Leaders).

“Harapan kami, GESS Indonesia 2019 dapat membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” kata Managing Director Tarsus Indonesia, Tri Turturi.

Sebagai informasi, ada beberapa fitur baru yang akan hadir di GESS Indonesia 2019. Yaitu Principal Forum yang diadakan pada hari kedua, dan sesi Regional Government pada hari ketiga. Principal Forum merupakan forum khusus yang akan mempertemukan sekitar 300 Kepala Sekolah dari Indonesia. Sedangkan, Regional Government akan dihadiri oleh sekitar 100-150 Kepala Daerah atau Kepala Dinas Pendidikan di daerah.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

City Stays, Holiday Escapes dan Island Retreats #DiIndonesiasaja

JAKARTA, MENARA62.COM -- Musim liburan akhirnya kini telah tiba! Setelah melalui tahun ini, kita semua dapat sedikit merayakan kegembiraan dan kebahagiaan dalam hidup kita...

YLBHI: DPR Perlu Menolak, dan Presiden tidak Menandatangani RePerpres Pelibatan TNI dalam Kontra Terorisme

JAKARTA, MENARA62.COM -- Wakil Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur menyatakan bahwa DPR seharusnya menolak pembahasan Rancangan Peraturan Presiden tentang Pelibatan...

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bank Danamon Setujui Pengangkatan Komisaris Independen Baru

JAKARTA, MENARA62.COM -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk ("Bank Danamon/Perseroan") hari ini, Kamis (26/11/2020) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ("RUPS-LB") yang menyetujui...

Masyarakat Purbalingga Harus Sejahtera, Tidak Sejahtera itu Melanggar Perintah Tuhan

PURBALINGGA, MENARA62.COM -- Rektor UMP Dipercaya Jadi Panelis Debat Publik. Masyarakat Purbalingga Harus Sejahtera, Tidak Sejahtera Itu Melanggar Perintah Tuhan Debat publik calon bupati dan wakil...

McDonald’s Indonesia Memanfaatkan150 Party Room Menjadi Ruang Kelas Daring yang Aman dan Nyaman untuk Guru

JAKARTA, MENARA62.COM -- Aktivitas pengajaran di sekolah adalah salah satu yang paling terdampak pandemi Covid-19. Para guru diharuskan untuk melakukan penyesuaian secara cepat dengan...