Sleman, Menara62.Com – Bupati Sleman menghadiri peringatan hari jadi ke-78 Kalurahan Sinduadi Mlati, Minggu (19/7). Berlangsung meriah, peringatan ini dikemas dalam Karnaval Budaya yang diikuti oleh seluruh Padukuhan di wilayah Kalurahan Sinduadi.
Acara yang berlangsung semarak ini mengambil rute awal dari Jalan Wijaya Kusuma menuju Halaman Kantor Kalurahan Sinduadi. Seluruh kontingen berkesempatan menampilkan kreativitasnya secara langsung di hadapan Bupati Sleman dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Harda menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyemarakan peringatan hari jadi Kalurahan Sinduadi yang dikemas ke dalam kegiatan seni dan budaya. Hal ini menurutnya senada dengan semangat dan komitmen bersama melestarikan budaya khususnya di Sleman.
Lebih lanjut, Harda juga menyampaikan betapa pentingnya membangun kolaborasi yang solid antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sleman. Sinergi ini dinilai sebagai fondasi utama dalam menyukseskan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan dan pengembangan potensi daerah.
Guna mewujudkan kemajuan daerah yang merata, Bupati Harda menekankan perlunya komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). “Komitmen kolektif ini sangat dibutuhkan untuk memastikan kelancaran dan efektivitas program-program kerja yang tengah dijalankan oleh jajaran pemerintah,” ujarnya.
Melalui momentum perayaan ini, Harda juga menitipkan harapan besar agar semua pihak dapat bersinergi dalam menekan berbagai tantangan sosial-ekonomi, termasuk upaya bersama dalam mengurangi angka pengangguran serta menjaga stabilitas laju inflasi daerah.
Di samping itu, Bupati memberikan apresiasi atas berbagai capaian positif dan kemajuan pembangunan wilayah yang telah diraih di bawah kepemimpinan Lurah Sinduadi saat ini. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempertahankan keharmonisan kerja sama demi kesejahteraan umum yang lebih baik.
Terakhir, Bupati Sleman juga menyampaikan bahwa momentum peringatan hari jadi ini merupakan saat yang tepat untuk melakukan refleksi kolektif serta menyusun perencanaan strategis ke depan. Dalam konteks tersebut, aspek penerapan tata kelola keuangan yang baik secara transparan serta penghindaran terhadap segala bentuk praktik korupsi menjadi penekanan utama yang digarisbawahi demi terwujudnya pemerintahan yang bersih.
“Kami optimis bahwa dengan adanya komitmen bersama dan jalinan kerja sama yang berjalan baik di semua lini, program-program pemerintah dapat berjalan dengan efektif dan efisien,” ujarnya

