25.6 C
Jakarta

Jokowi Minta Lapangan Sepak Bola di Kampung Dijaga

Must read

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

Kenali Lalilulelo, Gejala Dini Pikun

Lalilulelo suatu istilah singkatan untuk mempermudah mengenali gejala dini pikun/demensia. Lalilulelo memiliki arti labil, linglung, lupa, lemot, dan logika menurun. Demikian dikemukakan oleh dr....

PP IAI akan Lantik Dua Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir

JAKARTA, MENARA62.COM – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) melalui Kolegium Ilmu Farmasi Indonesia (KIFI) akan mengukuhkan Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir secara offline...

Pendaftaran Calon Anggota Dewas, Dewan Direksi BPJS Kesehatan dan BP Jamsostek Dibuka Oktober

JAKARTA, MENARA62.COM – Masa tugas telah berakhir, pemerintah buka Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Dewan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS...

JAKARTA, MENARA62.com-“Saya sudah minta kepada Menpora supaya lapangan sepak bola di kampung-kampung, di desa-desa agar diperbaiki, dijaga, dan dipertahankan sebagai ruang publik masyarakat,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka rapat terbatas dengan topik Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (24/01/2017) sore.

Menurut Jokowi, lapangan sepak bola yang merupakan ruang publik masyarakat tersebut harus dijaga. Upaya ini sebagai bentuk empat formula pembenahan sistem dan tata kelola sepakbola nasional.

Formula lainnya adalah melakukan pembinaan sepak bola sejak usia dini. Salah satu caranya adalah melakukan pembinaan  secara berjenjang di sekolah, memperbanyak sekolah-sekolah sepak bola, maupun menggalakkan kompetisi usia dini.

“Pembinaaan sepak bola dilaksanakan sejak usia dini, jangan sampai hanya berharap sepak bola kita akan maju di tingkat regional maupun dunia jika pembinaan usia dini ini dilupakan,” katanya.

Rapat yang juga dihadiri oleh Mendikbud dan Menristekdikti tersebut juga diingatkan Jokowi agar tata kelola sepak bola nasional  semakin kompetitif dan berkualitas dengan mengusung “fair play”. Dengan kompetisi yang baik, lanjutnya, sistem kompetisi yang baik akan memunculkan bibit-bibit pemain muda dari berbagai daerah yang potensial.

“Saya sudah dapat laporan banyak dari Ketua Umum PSSI dan kita optimis dengan sistem dan cara yang akan kita benahi terus-menerus kita meyakini bahwa sepak bola Indonesia ke depan akan baik lagi,” katanya seraya mengingatkan pentingnya pembinaan manajemen klub.

Presiden Jokowi juga menegaskan formula lainnya adalah tentang pentingnya penyiapan infrastruktur stadion atau tempat latihan yang harus memenuhi syarat.

“Saya sudah minta kepada Menpora supaya lapangan sepak bola di kampung-kampung, di desa-desa agar diperbaiki, dijaga, dan dipertahankan sebagai ruang publik masyarakat,” katanya. “Dan sudah seharusnya jumlah lapangan semakin diperbanyak dan juga kita harapkan nanti terlibatnya BUMN dalam pembinaan ini juga saya kira perlu kita bahas bersama-sama,” kata Presiden Jokowi.

Sepak bola dalam pandangan Presiden merupakan olahraga yang digemari berbagai kalangan masyarakat, “Sepak bola bisa menyatukan kita, menyatukan Bangsa Indonesia. Walaupun sempat vakum di laga internasional akibat sanksi FIFA namun prestasi Timnas Garuda pada laga final piala AFF 2016 yang lalu merupakan sebuah prestasi dan momentum kebangkitan sepak bola nasional kita,” katanya. (ant/rul)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Bantuan Kuota Internet bagi 27,3 Juta Siswa dan Guru Mulai Disalurkan

JAKARTA, MENARA62.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan kuota data internet tahap satu dan dua September kepada 27.305.495 nomor telepon selular (ponsel)...

Kenali Lalilulelo, Gejala Dini Pikun

Lalilulelo suatu istilah singkatan untuk mempermudah mengenali gejala dini pikun/demensia. Lalilulelo memiliki arti labil, linglung, lupa, lemot, dan logika menurun. Demikian dikemukakan oleh dr....

PP IAI akan Lantik Dua Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir

JAKARTA, MENARA62.COM – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) melalui Kolegium Ilmu Farmasi Indonesia (KIFI) akan mengukuhkan Apoteker Spesialis Farmasi Nuklir secara offline...

Pendaftaran Calon Anggota Dewas, Dewan Direksi BPJS Kesehatan dan BP Jamsostek Dibuka Oktober

JAKARTA, MENARA62.COM – Masa tugas telah berakhir, pemerintah buka Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas dan Calon Anggota Dewan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS...

Strategi Semut

Oleh Ashari* SUDAH dua tiga hari ini saya mengamati perilaku semut. Baik di rumah, di warung maupun di kantor. Terlebih di era pandemi Covid-19 ini,...