28.1 C
Jakarta

Legislator Anis: Mahasiswa Harus Memilih Wakil Rakyat yang Kompeten dan Amanah

Must read

PC IMM Semarang Luncurkan Buku “Ekspedisi Ideologi”

SEMARANG, MENARA62.COM -- Kader IMM Semarang kembali menunjukkan hasil produktivitasnya dengan Luncurkan Buku Bunga Rampai “Ekpedisi Ideologi” pada Ahad (17/01/2021). Buku ini berisi 22 tulisan...

Hadapi Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini 4 Hal yang Disiapkan RS Kanker Dharmais

JAKARTA, MENARA62.COM - Banyak pihak memprediksi terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dampak dari liburan akhir tahun 2020. Menurut catatan terjadi rekor tertinggi dalam kasus...

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

JAKARTA, MENARA62.COM – Fakultas Psikologi Universitas Yarsi menggelar webinar Psylegis dengan topik How Legislative Works On BPM?. Acara ini diselenggarakan pada Sabtu, 9 Januari 2021 dengan menghadirkan pembicara tunggal Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati.

Mengawali pemaparannya, legislator dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini menjelaskan mengenai konsep Trias Politika (pemisahan kekuasaan negara) yang dianut dan dijalankan dalam menjalankan demokrasi di Indonesia. Konsep Trias Politika membagi kekuasaan kepada tiga pihak yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Kekuasaan eksekutif  yaitu kekuasaan untuk menjalankan undang-undang dengan  Kepala Negara  sebagai pemimpin Lembaga eksekutif yang dibantu oleh para menteri yang memiliki wewenang masing-masing. Kekuasaan eksekutif tertuang dalam Pasal 4 ayat (1) UUD 1945.

Lalu kekuasaan legislatif yaitu kekuasaan yang diberikan kepada wakil  dari rakyat  yang diberikan hak untuk membuat atau menyusun sebuah undang-undang. Kekuasaan legislatif dijelaskan dalam Pasal 20 ayat (1) UUD 1945. Lembaga legislatif juga diberikan kewenangan untuk meminta keterangan yang sedang dilaksanakan maupun akan dilaksanakan  oleh eksekutif.

Sedang kekuasaan yudikatif yaitu kekuasaan yang digunakan untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Kekuasaan yudikatif tertuang dalam Pasal 24 ayat (2) UUD 1945

Melanjutkan pemaparannya, ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini menjelaskan bahwa dalam konsep Trias Politika, DPR berperan sebagai Lembaga legislative yang berfungsi untuk membuat undang-undang dan mengawasi jalannya pelaksanaan undang-undang yang dilakukan oleh pemerintah sebagai Lembaga eksekutif.

“Fungsi pengawasan dapat dikatakan telah berjalan dengan baik apabila DPR dapat melakukan tindakan kritis atas kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang tidak sesuai dengan kepentingan rakyat,” tutur Anis.

Sementara fungsi legislasi dapat dikatakan berjalan dengan baik apabila produk hukum yang dikeluarkan oleh DPR dapat memenuhi inspirasi dan kebutuhan seluruh rakyat.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Anis mengurai alur pembuatan sebuah undang-undang baik undang-undang yang diajukan atas inisiatif DPR, DPD maupun pemerintah. Rancangan undang-undang yang pada hakikatnya merupakan inisiatif atau usulan dri masyarakat, dihimpun dalam program legislasi nasional (Prolegnas) untuk masa lima tahun sesuai masa tugas DPR. List RUU yang masuk dalam prolegnas kemudian dibagi dalam pembahasan tahunan yang disebut dengan prolegnas prioritas. Badan Legislasi (Baleg) merupakan alat kelengkapan dewan yang bertugas menghimpun prolegnas dan menentukan prolegnas prioritas.

Mengakhiri pemaparannya, Anis berpesan kepada para mahasiswa agar mereka meningkatkan kepedulian terhadap dunia politik. Salah satunya dengan memilih wakil rakyat yang kompeten, amanah dan berintegritas agar dapat memberikan kontribusi terbaiknya bagi kemajuan bangsa dan negara.

“Kalian sebagai generasi masa depan, harus memilih wakil-wakil rakyat yang kompeten, amanah dan punya integritas untuk mengurus Indonesia,” ujarnya.

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

PC IMM Semarang Luncurkan Buku “Ekspedisi Ideologi”

SEMARANG, MENARA62.COM -- Kader IMM Semarang kembali menunjukkan hasil produktivitasnya dengan Luncurkan Buku Bunga Rampai “Ekpedisi Ideologi” pada Ahad (17/01/2021). Buku ini berisi 22 tulisan...

Hadapi Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini 4 Hal yang Disiapkan RS Kanker Dharmais

JAKARTA, MENARA62.COM - Banyak pihak memprediksi terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dampak dari liburan akhir tahun 2020. Menurut catatan terjadi rekor tertinggi dalam kasus...

Membangun Ketangguhan Masyarakat Di Tengah Bencana Pandemi Covid-19

Oleh: Farida Hidayati, S.Psi.Msi )* BENCANA memiliki lingkup yang luas, tidak terbatas pada bencana yang diakibatkan oleh alam. Situasi yang kita hadapi saat inipun yakni...

Banjir di Kalsel, LAPAN Temukan Terjadi Perubahan Penutup Lahan yang Signifikan

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim tanggap darurat bencana Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melakukan analisa penyebab banjir yang terjadi sejak tanggal 12-13 Januari 2021...

Korban Meninggal Dunia Akibat Longsor di Sumedang Capai 29 Orang

JAKARTA, MENARA62.COM - Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 1 (satu) korban meninggal dunia serta menemukan 1 (satu) orang yang dinyatakan hilang...