33 C
Jakarta

LPPM UNIMMA Selenggarakan Workshop Roadmap Penelitian untuk Eligibilitas Peneliti

Baca Juga:

 

MAGELANG, MENARA62.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) bekerjasama dengan Forum Komunikasi Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (FORKOM LPPM) Jawa Tengah (Jateng) LLDIKTI Wilayah VI menyelenggarakan Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian Untuk Mendukung Eligibilitas Peneliti. Workshop dilakukan melalui ruang temu virtual zoom pada Jumat (7/10). Kegiatan diikuti oleh 300 peserta dari seluruh perwakilan LPPM perguruan tinggi yang ada di LLDIKTI Wilayah VI.

Dr. Retno Rusdjijati, M.Kes, Ketua LPPM UNIMMA menyampaikan bahwa latar belakang pelaksanaan workshop adalah pengembangan dan peningkatan Sumber Daya Manusia di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta pendidikan karakter bagi peneliti. “Selain itu, workshop ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran dosen dalam program penelitian internal dan eksternal, mengelola luaran penelitian para dosen sehingga mencapai ekspektasi akademik, melakukan evaluasi internal terhadap kapasitas dosen dalam meneliti dalam setiap topic of interest, serta membangun karir dosen yang sesuai dengan kepakarannya,” tutur Dr. Retno.

Dalam acara tersebut, dihadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Muji Setiyo, ST, MT, dosen Fakultas Teknik UNIMMA. Dalam paparannya, Prof. Muji menyampaikan bahwa penelitian merupakan bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi sebagai upaya untuk menjawab permasalahan yang muncul dalam rangka penumbuhkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan bahan ajar. “Penelitian yang bermanfaat dalam memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, dalam implementasinya dosen merupakan ujung tombak Catur Dharma Perguruan Tinggi. Tugas utama dosen sebagai pendidik profesional dan ilmuwan adalah mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat,” ujar Prof Muji.

Lebih lanjut, Prof Muji menambahkan, eligibilitas menjadi aspek penting dalam penelitian untuk membangun mengoptimalkan peran dosen dalam program penelitian internal dan eksternal. “Di samping itu, ketika dosen eligible dalam penelitian maka dapat mengelola luaran penelitian para dosen sehingga mencapai ekspektasi akademik, dapat melakukan evaluasi internal terhadap kapasitas dosen dalam meneliti dalam setiap topic of interest. Akhirnya, dosen yang eligible dapat membangun karir dosen yang sesuai dengan kepakarannya,” tambahnya. (*)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!