25.6 C
Jakarta

Pakar Lingkungan: Intensitas Hujan yang Tinggi Bisa Perparah Banjir Rob

Must read

Pastikan Jaringan Aman, XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Cicurug, Sukabumi

SUKABUMI, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana banjir bandang di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten...

Kokam Padang Bindu Berpartisipasi Dalam Keamanan Sholat di Masjid

LAHAT,MENARA62.COM-Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) bukan hanya melakukan pengamanan pada saat sholat saja, akan tetapi berpartisipasi  dalam menerapkan protokol kesehatan yang di anjurkan...

SAC Digandeng Visinema, Kolaborasi Tak Berhenti Meski Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM -- IHSG baru saja mencapai titik terendah beberapa pekan lalu. PSBB kembali diperketat di Ibukota dan ekonomi kembali melambat. Para pelaku industri kreatif...

Peringatan Harhubnas 2020, Kemenhub Laksanakan Bakti Sosial Bagi Pengendara Taksi Bandara

JAKARTA, MENARA62.COM -- Masih dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2020, Kamis (24/9/2020), Kementerian Perhubungan melalui Dhama Wanita Persatuan Kementerian Perhubungan mengadakan...

JAKARTA, MENARA62.COM -Gerhana bulan penumbra yang terjadi 11 Januari 2020 dapat memperparah banjir rob jika diiringi intensitas curah hujan yang tinggi. Hal itu dikatakan pakar lingkungan hidup dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Suprihatin seperti dikutip dari Antara, Jumat (10/1/2020).

“Kondisi tersebut jika terjadi berbarengan dengan curah hujan yang tinggi bisa berdampak parah pada lingkungan terutama di wilayah pesisir pantai,” kata Suprihatin.

Ia menjelaskan dampak tersebut dikarenakan pada saat bersamaan air laut naik kemudian ditambah pula air datang dari darat sehingga potensi banjir jauh lebih besar.

Kondisi tersebut, menurutnya, akan lebih buruk di daerah-daerah pesisir pantai karena berhadapan langsung dengan laut.

Terkait hal itu, Suprihatin menyarankan agar ke depan pemangku kepentingan melakukan pencegahan atau mitigasi bencana jangka panjang di antaranya penanaman mangrove di wilayah pantai.

“Penanaman mangrove merupakan salah satu solusi jangka panjang, tapi kalau dilakukan dalam jangka pendek itu tidak mungkin,” katanya.

Terkait dampak terburuk bagi lingkungan dan masyarakat, ia menyarankan agar pemerintah mencarikan solusi untuk serapan air terutama di daerah pesisir pantai yang berpotensi besar terkena banjir rob.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga yang berada di wilayah pesisir terutama yang sering terdampak rob untuk lebih waspada apalagi saat musim hujan.

“Karena air pasang maksimum yang terjadi rutin akan mengganggu drainase utama yang menuju ke laut. Apalagi ketika terjadi hujan deras,” kata Kepala Bidang Informasi Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Pastikan Jaringan Aman, XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Cicurug, Sukabumi

SUKABUMI, MENARA62.COM -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana banjir bandang di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten...

Kokam Padang Bindu Berpartisipasi Dalam Keamanan Sholat di Masjid

LAHAT,MENARA62.COM-Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) bukan hanya melakukan pengamanan pada saat sholat saja, akan tetapi berpartisipasi  dalam menerapkan protokol kesehatan yang di anjurkan...

SAC Digandeng Visinema, Kolaborasi Tak Berhenti Meski Pandemi

JAKARTA, MENARA62.COM -- IHSG baru saja mencapai titik terendah beberapa pekan lalu. PSBB kembali diperketat di Ibukota dan ekonomi kembali melambat. Para pelaku industri kreatif...

Peringatan Harhubnas 2020, Kemenhub Laksanakan Bakti Sosial Bagi Pengendara Taksi Bandara

JAKARTA, MENARA62.COM -- Masih dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2020, Kamis (24/9/2020), Kementerian Perhubungan melalui Dhama Wanita Persatuan Kementerian Perhubungan mengadakan...

Memecah Fenomena Gunung Es Anak yang Dilacurkan

JAKARTA, MENARA62.COM -- “Situasi Anak yang Dilacurkan dan Pembelajaran Inklusi Sosial”, itulah judul buku yang dibedah dalam rangkaian acara Festival Inklusif 100% yang diselenggarakan...