25.6 C
Jakarta

Pembangunan Jalan Dan Jembatan Distop H-10 Lebaran

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM– Pekerjaan pembangunan dan perbaikan jalan maupun jembatan akan dihentikan pada H-10 Lebaran. Hal tersebut guna memberikan kesempatan kepada pemudik untuk bisa memanfaatkan jalan dan jembatan yang ada tanpa hambatan pekerjaan proyek.

“Untuk memastikannya, kami akan terjunkan tim khusus guna mengecek kesiapan jalan nasional dua minggu sebelum lebaran,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono,  saat melepas Tim Ekspedisi Arus Mudik dan Balik di RRI, Selasa (02/05/2017).

Ekspedisi RRI ini merupakan yang ke-26 kali dilakukan dengan tujuan memberikan informasi faktual kondisi jalan yang menjelang arus mudik.

Menteri Basuki mengakui penelusuran yang dilakukan pada libur panjang kemarin, sempat melihat perkembangan persiapan infrastruktur jalan. Diantaranya  4 flyover di Kabupaten Brebes dan Tegal, serta jalan tol dari Pejagan hingga Semarang yang rencananya akan difungsikan sebelum lebaran.

“Kementerian PUPR bersama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah berupaya keras agar jalan tol Trans Jawa sepanjang 115 Km mulai dari Pintu Tol Brebes Timur (Brexit) hingga Waleri dapat fungsional dilalui pada H-10 untuk memperlancar arus mudik lebaran 2017,” lanjutnya.

Jalan tol akan difungsikan satu arah dari Jakarta ke sampai Weleri, demikian juga saat arus balik. Kementerian PUPR terus mengupayakan agar jalan tol yang bisa dilalui pemudik tidak hanya sampai Weleri tetapi hingga Ngaliyan, Semarang. Walaupun saat ini di Kendal masih terdapat lahan yang belum tuntas dibebaskan.

Kondisinya berupa perkerasan beton tipis (lean concrete) yang dapat dilewati dengan kecepatan 40-50 Km/jam, disertai pengamanan penuh, dukungan pencahayaan yang cukup, rambu-rambu dan perbaikan akses keluar menuju jalan arteri kabupaten.

Sebanyak 7 tempat istirahat sementara juga akan disiapkan yakni di ruas Tol Pejagan-Pemalang berada di KM 296A, 311A dan 303A, Pejagan-Pemalang di KM 341+600A dan KM 367+200A dan Batang-Semarang disiapkan di KM 402A dan 448A.

Dengan berfungsinya jalan tol tersebut, arus mudik sudah melewati kemacetan di Kota Tegal, Kota Pekalongan dan Kota Batang, termasuk kawasan Alas Roban yang kerap memicu kemacetan parah.

Selain itu, juga tengah dilakukan pembangunan 4 flyover perlintasan sebidang pada rel kereta api yang ditargetkan bisa difungsikan pertengahan Juni 2017 sehingga membantu mengurangi kemacetan terutama pemudik yang menuju selatan seperti ke arah Purwokerto – Yogyakarta.

Dalam menghadapi arus mudik, Kementerian PUPR juga menyiapkan berbagai pendukung, diantaranya menyiagakan alat berat pada daerah rawan longsor dan tim gerak cepat untuk menutup lubang-lubang baru dan disaster relief unit (tanggap darurat bencana).

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!