31.3 C
Jakarta

PSM Ahda Gitana UAD Raih Dua Medali Emas di WVCF 2020

Baca Juga:

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

Respon Resuffle Kabinet, Maluku Satu Hati dan JAMI Rekomendasikan Putra-Putri Terbaik Maluku

JAKARTA, MENARA62.COM — Jaringan  Aktivis Milenial Indonesia (JAMI) pro pemerintah yang terdiri dari beberapa anak muda Maluku yang miliki posisi strategis pada organisasi nasional...

UMKM Go Digital Dikembangkan di Minggir Sleman

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Pimpinan Cabang Muhammadiyah Minggir, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bergerak menuju digital melalui...

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Ahda Gitana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta meraih dua medali emas pada World Virtual Choir Festival (WVCF) 2020 secara Daring Selasa-Ahad (1-6/12/2020). Dua medali emas diraih dari katagori folklore (lagu daerah) dengan nilai 82,20, dan katagori lagu mixed dengan nilai 80,80.

“Ya, pasti bangga dan terharu, Pak. Karena kami menyadari berbagai kendala dan keterbatasan saat proses serta melihat paduan suara lain yang sama-sama berkompetisi memiliki kualitas yang bagus juga,” kata Ana Hidayati SFar, MSc, Apt, pembimbing PSM Ahda Gitana UAD di Yogyakarta, Senin (7/12/2020).

Dijelaskan Ana Hidayati, dalam WVCF 2020 PSM Ahda Gitana menyanyikan lagu folklore dari Filipina berjudul ‘Rosas Pandan’ yang diarransemen George G Hernandez. Sedang judul lagu katagori mixed, ‘Izar Ederrak’, komposisi oleh Josu Elberdin.

Personel PSM Ahda Gitana (foto : istimewa)

Peserta lomba ada 60 paduan suara yang berasal dari berbagai negara seperti Cina, India, Srilanka, Malaysia, Filipina, Polandia, Korea Selatan dan Italia. Sedang juri Hak Won Yoon (Korea Selatan), Mark A Carpio (Filipina), Avip Priatna (Indonesia), Agastya Rama Listya (Indonesia) dan Andre Angelia (Italia).

Lebih lanjut Ana Hidayati menjelaskan persiapan untuk mengikuti lomba ini kurang lebih 4-6 minggu. Persiapannya, antara lain pengambilan suara 30 personil di rumah masing-masing hingga proses penggabungan dan editing.

Untuk persiapan, kata Ana, banyak kesulitan yang dihadapi. Secara teknis pengambilan suara dari rumah masing-masing sangat sulit karena kondisi dan kualitas alat perekam berbeda-beda. Anggota PSM hanya merekam suara dengan handphone yang dimiliki masing-masing mahasiswa.

“Kadang-kadang tengah malam baru bisa bernyanyi mengambil suara agar tidak ada suara lain yang masuk. Sehingga kondisi yang sangat variasi ini menjadi kendala tersendiri saat proses editing dan penggabungan suara,” kata Ana Hidayati.

PSM Ahda Gitana UAD yang diketuai Mira Haivani, mahasiswi Fakutas Hukum, pembimbing/pembina Ana Hidayati dan pelatih Indra K Wardani bertekad terus berkarya dan berprestasi di masa pandemi Covid-19. “Melalui latihan virtual dan online kegiatan dan aktivitas PSM Ahda Gitana terus berlangsung,” katanya.

Sebelum meraih dua medali emas di WVCF 2020, PSM Ahda Gitana juga pernah mendapat juara pada kompetisi secara virtual atau Daring. “September 2020 lalu, menjadi juara 2 kategori folklore pada Festival Paduan Suara Nasional yang diselenggarakan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),” kata Ana.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

Respon Resuffle Kabinet, Maluku Satu Hati dan JAMI Rekomendasikan Putra-Putri Terbaik Maluku

JAKARTA, MENARA62.COM — Jaringan  Aktivis Milenial Indonesia (JAMI) pro pemerintah yang terdiri dari beberapa anak muda Maluku yang miliki posisi strategis pada organisasi nasional...

UMKM Go Digital Dikembangkan di Minggir Sleman

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Pimpinan Cabang Muhammadiyah Minggir, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bergerak menuju digital melalui...

Terus Bergerak, UMY Latih Guru Kelola Radio Komunitas di Kulon Progo

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Terus bergerak membantu sesama. Inilah yang dilakukan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mubaligh Hijrah Universistas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pelatihan dan...