32.2 C
Jakarta

Rumah Masa Depan

Must read

Muhammadiyah Pekalongan Dirikan 17 Dapur Umum Berbasis Masjid Mushola

  Pekalongan, MENARA62.COM-Banjir yang terjadi di Kabupaten dan Kota Pekalongan menjadi bencana banjir yang cukup lama berlangsung karena sudah berlangsung lebih dari tiga minggu. Sementara...

Ketum Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di RS PKU Jogja

  YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir Bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini telah melaksanakan vaksinasi covid-19 di...

Dukung Implementasi Kampus Merdeka, 10 Perguruan Tinggi Bentuk Konsorsium iHiLead

JAKARTA, MENARA62.COM – Tujuh perguruan tinggi nasional dan tiga perguruan tinggi asing sepakat membentuk konsorsium Indonesia Higher Education Leader (iHiLead). Pembentukan konsorsium tersebut bertujuan...

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

Tidak banyak lembaga penyedia jasa pengurusan jenazah di Sulawesi Tengah. Satu yang sedikit itu adalah Rumah Jenazah.

Setelah beroperasi beberapa tahun, Rumah Jenazah yang berlokasi di samping kampus Universitàs Islam Muhammadiyah (Unismuh) Palu itu sekarang tutup. Pendiri sekaligus pengelolanya yang dosen dan mantan Ketua MPKU Sulteng meninggal dunia sebulan lalu.

Tutupnya Rumah Jenazah menimbulkan problem baru. Masyarakat Palu kesulitan mendapatkan lembaga penyedia layanan jenazah yang profesional dan siap 24 jam.

Problem itulah yang akan dicarikan solusi oleh Lazismu Sulteng. Menggandeng PW Aisyiyah Sulteng dan Fakultas Agama Islam Unismuh, Lazismu akan menginisiasi pusat pelayanan jenazah untuk masyarakat Palu.

Pusat pelayanan jenazah yang direncanakan akan mengelola 3 kegiatan utama: stockist, service dan training.

Stockist berarti tempat persediaan barang. Tentu saja barangnya adalah perlengkapan pulasara.

Service artinya pelayanan. Jenis pelayanan yang disediakan lengkap mulai memandikan hingga memakamkan jenazah.

Training berarti pelatihan. Lembaga ini akan menyiapkan seri pelatihan pulasara jenazah kepada generasi muda, khususnya remaja masjid dan mahasiswa. Tujuannya agar anak-anak muda Islam mengerti tatacara pulasara jenazah yang sesuai syariat Islam.

Jasa pelayanan jenazah adalah gagasan kecil. Tapi manfaatnya sangat besar.

Previous articleGenteng Kaca
Next articleHati yang Sehat
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammadiyah Pekalongan Dirikan 17 Dapur Umum Berbasis Masjid Mushola

  Pekalongan, MENARA62.COM-Banjir yang terjadi di Kabupaten dan Kota Pekalongan menjadi bencana banjir yang cukup lama berlangsung karena sudah berlangsung lebih dari tiga minggu. Sementara...

Ketum Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Laksanakan Vaksinasi Covid-19 di RS PKU Jogja

  YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir Bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini telah melaksanakan vaksinasi covid-19 di...

Dukung Implementasi Kampus Merdeka, 10 Perguruan Tinggi Bentuk Konsorsium iHiLead

JAKARTA, MENARA62.COM – Tujuh perguruan tinggi nasional dan tiga perguruan tinggi asing sepakat membentuk konsorsium Indonesia Higher Education Leader (iHiLead). Pembentukan konsorsium tersebut bertujuan...

Asa Membangun Pesantren di Amerika

Apa yang tidak mungkin dalam hidup ini? Jika ada kemauan, maka ada jalan. Begitu pepatah petitih yang selalu diajarkan pada kita semua dalam banyak...

Ikut Organisasi Mahasiswa Dapat Tingkatkan Softskill

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Mengikuti organisas mahasiswa (Ormawa) dapat meningkatkan kemampuan softskill mahasiswa. Kemampuan ini akan berguna dan mendukung kesuksesan saat memasuki dunia kerja setelah...