MAGELANG, MENARA62.COM – Himpunan Mahasiswa Psikologi (HIMAPSI) Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Seminar Nasional dalam rangkaian Pekan Psikologi 2026. Dengan tema “Sinergi Psikologi dalam Mitigasi Psikososial dan Strategi Pemulihan Trauma Pasca Bencana”, kegiatan dilaksanakan di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Kampus 2 UNIMMA pada Selasa (21/4).
Ketua Panitia, Refi Marchela Christiani, menjelaskan bahwa seminar tersebut mengangkat peran strategis psikologi dalam membangun ketangguhan individu maupun masyarakat di tengah situasi krisis. “Topik ini kami gunakan untuk menegaskan bahwa psikologi memiliki peran penting sebagai instrumen dalam membangun resilience, baik pada level individu maupun kolektif. Karena dalam situasi bencana, keberdayaan mental adalah modal utama untuk bertahan,” ujarnya.
Refi menambahkan, pembahasan dalam seminar juga menitikberatkan pada upaya percepatan proses pemulihan melalui intervensi psikologis yang tepat. “Kami ingin memberikan pemahaman kepada peserta, proses recovery dapat diakselerasi melalui pendekatan psikologis yang tepat sasaran. Oleh karena itu, seminar ini menghadirkan narasumber yang kompeten untuk membahas teknik penanganan krisis dan pentingnya dukungan psikososial yang berkelanjutan dalam menghadapi dampak krisis global maupun lokal,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan FPH UNIMMA, Aning Az Zahra, MA dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap peran psikologi dalam manajemen bencana. “Melalui seminar ini, kami berharap peserta dapat memahami praktik, teknik, dan strategi yang efektif dalam menangani trauma pascabencana secara profesional langsung dari para ahli,” tuturnya.
Dekan juga menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental, khususnya bagi para penyintas bencana. “Pemulihan penyintas bencana itu tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga psikologis. Di sini peran psikologi menjadi sangat penting dalam mendampingi proses tersebut,” pungkasnya.
Dalam seminar, dihadirkan dua narasumber, yaitu Huda Khairun Nahar, Sekretaris Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Tengah, dan Wanadya Kusumastuti, S.Psi., M.Psi, dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Purworejo. Keduanya memaparkan perspektif praktis dan akademis tentang mitigasi psikososial serta strategi pemulihan trauma pascabencana.
Melalui kegiatan tersebut, UNIMMA terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan kapasitas keilmuan mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam isu-isu kemanusiaan, khususnya dalam penanganan dampak psikososial pascabencana. (*)

