28.8 C
Jakarta

Universitas Okmin Papua Resmi Beroperasi

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM – Dukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) Papua, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmikan Universitas Okmin Papua, Selasa (17/8/2021). Peresmian universitas yang berlokasi di Pegunungan Bintang, Papua tersebut dilakukan oleh Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek), Nizam secara daring. Ikut menyaksikan Sesdirjen Dikti Paristiyanti Nurwardani, Direktur Kelembagaan Ridwan dan Bupati Pegunungan Bintang.

Dalam sambutannya Nizam menyampaikan apresiasinya atas kerja keras dan inisiatif Bupati Pegunungan Bintang dalam upaya membangun universitas ini. “Ini menjadi bukti kepedulian Pak Bupati yang sangat tinggi terhadap dunia pendidikan,” kata Nizam.

Izin operasional Universitas Okmin Papua tertuang dalam SK Mendikbudristek RI Nomor , 344/E/O/2021 tentang Izin Pendirian Universitas Okmin Papua. Adapun penyelenggara pendidikan adalah Yayasan Pendidikan Okmin Papua.

Nizam berharap universitas dapat berkontribusi dalam membangun SDM unggul untuk masyarakat Papua khususnya Kabupaten Pegunungan Bintang dan kawasan sekitarnya. Termasuk pembangunan sumber perekonomian bagi masyarakat.

Sejumlah pejabat hadir dalam peresmian Universitas Okmin Papua secara daring (ist/tangkapanlayar)

Dalam kesempatan tersebut, Nizam mengingatkan bahwa perguruan tinggi layaknya mata air bagi pembangunan masyarakat setempat. Hal serupa juga harus dilakukan oleh Universitas Okmin Papua.

Karena itu Nizam  mengajak para dosen untuk memaknai pendirian Universitas Okmin ini sebagai satu langkah sejarah penting bagi masyarakat di Pegunungan Bintang dan menjadikannya sebagai lembaran baru untuk kemajuan Papua ke depan, terutama di Pegunungan Bintang.

Sementara itu Sesdirjen Dikti Paristiyanti Nurwardani menjelaskan untuk mendukung pembelajaran bagi mahasiswa di Universitas Okmin Papua, Kemendikbudristek akan mengirimkan tablet Edu Dikti yang berisi 300 modul dari 6 prodi. Di samping itu, Ditjen Diktiristek juga akan memberikan mobil pendidikan jarak jauh keliling yang difasilitasi dengan VSAT sehingga mempermudah proses belajar.

“Kami juga akan kirim tablet Edu Dikti ke beberapa universitas lain di kawasan Indonesia Timur seperti Universitas Tribuana Kalabahi NTT, Universitas Nusa Cendana, Universitas Timur NTT, Universitas Patimura Maluku, STIKES Pasapua Ambon, Universitas Victory Sorong, Universitas Muhammadiyah Sorong, Universitas Cenderawasih, Universitas Papua dan Universitas Muhammadiyah Papua,” jelas Paris.

Melalui tablet dan mobil VSAT, ia berharap proses pembelajaran dalam rangka mewujudkan transformasi pendidikan tinggi Kampus Merdeka bisa berjalan lancar. “Mudah-mudahan bisa meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian dan pengabdian masyarakat,” lanjut Paris.

Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana menyampaikan bahwa impian dan harapan Papua akan menjadi nyata dengan masuknya pendidikan tinggi ke tanah Papua. “Tidak ada yang lain selain pendidikan. Pendidikan adalah jendela dunia, bagaimana orang buka pintu melalui jendela untuk mengetahui dirinya, dengan demikian pendidikan menjadi kunci pintas di Papua dan di Indonesia mencerdaskan semua bangsa,” tuturnya.

Bagi Bupati, hadirnya Universitas Okmin Papua ini merupakan hadiah yang terindah dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-76 RI untuk Papua dan bisa menjadi tonggak dalam kemajuan bagi pendidikan. Ia juga berharap bahwa mahasiswa yang akan menempuh jalan di Universitas Okmin Papua kelak akan menjadi pemimpin nasional dalam kemajuan bangsa.

Staf Khusus Bupati Pegunungan Bintang Papua, Yohannes Sardjono berharap dengan adanya Universitas Okmin Papua di daerah pedalaman, maka indeks pembangunan manusia yang sekarang posisinya paling bawah di antara 34 provinsi lainnya bisa mendongkrak naik.

Yohannes pun mengungkapkan bahwa sudah disediakan lahan 100 hektar dan 10 hektar untuk kampus terpadu. Kemudian sudah disiapkan anggaran APBN senilai Rp2,1 triliun melalui Kantor Staf Presiden untuk pembangunan kampus pada tahun 2022.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!