30.3 C
Jakarta

SD Muhammadiyah 14 Solo Gelar Wisuda Tahfidz Perdana di Loji Gandrung

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — SD Muhammadiyah 14 Danukusuman mencatat sejarah baru dalam penguatan pendidikan karakter dan keagamaan melalui penyelenggaraan Wisuda Tahfidz Juz 30 untuk pertama kalinya. Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan Akhirusanah dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 di Pendopo Loji Gandrung Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Selasa (2/6/2026).

 

Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara yang dihadiri siswa, orang tua, guru, komite sekolah, serta tamu undangan. Wisuda tahfidz perdana ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an.

 

Pada momen perdana tersebut, tiga siswa berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30 Al-Qur’an. Mereka adalah Camelia, Muhammad Taufiqurahman Saleh, dan Akbar Nur Syifa. Ketiganya mendapat penghargaan atas ketekunan dan kesungguhan dalam menghafal Al-Qur’an di tengah proses pembelajaran sekolah.

 

Kepala SD Muhammadiyah 14 Danukusuman, Agus Triono, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda tahfidz pertama di sekolah tersebut.

 

“Alhamdulillah, tahun ini menjadi momentum bersejarah bagi SD Muhammadiyah 14 Danukusuman. Untuk pertama kalinya kami dapat melaksanakan Wisuda Tahfidz Juz 30. Kami bangga kepada para siswa yang telah menunjukkan ketekunan dalam menghafal Al-Qur’an,” ujarnya.

 

Ia berharap program tahfidz dapat terus berkembang dan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah.

 

“Kami berharap wisuda tahfidz ini menjadi awal untuk melahirkan lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an. Semoga para siswa semakin termotivasi untuk mencintai, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Surakarta juga membacakan pidato Wali Kota Surakarta yang memberikan apresiasi kepada para siswa kelas VI serta SD Muhammadiyah 14 Danukusuman.

 

Dalam pidatonya, Wali Kota menyampaikan bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan belajar, melainkan awal untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan semangat dan tekad yang kuat.

 

Pemerintah Kota Surakarta juga memberikan apresiasi khusus kepada para wisudawan tahfidz yang berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30 sejak usia dini.

 

Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam membentuk generasi berakhlak mulia, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

 

Acara ditutup dengan prosesi pelepasan siswa kelas VI, penyerahan penghargaan kepada wisudawan tahfidz, serta doa bersama. Momen tersebut menjadi kenangan istimewa bagi seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 14 Danukusuman.

 

Melalui Wisuda Tahfidz Juz 30 perdana ini, SD Muhammadiyah 14 Danukusuman menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang memadukan prestasi, karakter, dan nilai-nilai Al-Qur’an. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!