25.6 C
Jakarta

Memulai Bisnis dengan Langkah Sederhana

Must read

Kuliah Secara Online Tetap Lanjut Meski Kampus Mulai Dibuka Januari 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam memastikan bahwa perkuliahan tatap muka akan dimulai pada pertengahan Januari 2021. Meski pembelajaran tatap muka sudah...

Kemenhub Tawarkan Kerja Sama Pengusahaan 6 Terminal Tipe A Kepada Swasta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar pertemuan dengan para investor (investor gathering) swasta baik dari unsur UMKM, maupun perusahaan...

Unik, Tim KKN 034 UMY Kampanyekan 3M Lewat Tik Tok

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Covid-19 Batch 2 / 034 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2020 menjalankan program kampanye pencegahan...

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2020

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menetapkan cuti bersama dan libur akhir tahun sebagai pengganti libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Ketetapan tersebut didasari atas...

YOGYAKARTA, MENARA62.COM – Memasuki satu tahun Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bagi para pebisnis, diperlukan langkah yang tepat agar tetap bertahan di tengah menjamurnya para pebisnis muda di Indonesia.

Menurut Saptuari Sugiharto, di sela-sela seminar kewirausahaan yang diadakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (6/1/2017), dalam memulai bisnis harus dimulai dari langkah sederhana yang dimulai dari nol.

Jika ingin sukses dalam menjalani bisnis, tidak bisa dilakukan dengan jalan instan. “Semua pengusaha pun saya kira mereka memulai dari nol dengan omzet yang sangat sedikit,” kata Saptuari dalam kegiatan dengan tema “Open Your Mind, Create your Own Business and Be A Great Young Entrepreneur”.

Namun, jika bisnis ditekuni, dan dalam waktu kurun satu tahun memberikan keuntungan, ini bisa menjadi acuan bahwa bisnis ini berhasil dan dapat terus dijalankan. “Inilah langkah sederhana yang perlu dipahami bagi para pebisnis,” papar Saptuari, pendiri sekaligus pemilik 60 cabang Kedai Digital itu.

Pengusaha dari Yogyakarta itu melanjutkan, dalam memulai bisnis banyak calon pengusaha yang sering melakukan kesalahan dalam berbisnis. Sehingga tidak jarang justru tidak mampu mengembangkan usahanya. Bahkan, tidak memperoleh keuntungan.

Beberapa penyakit bagi para pebisnis, seperti disebutkan Saptuari, banyaknya pengusaha yang tidak fokus, kebanyakan bisnis, miskin ide, tidak memanfaatkan media sosial, mudah tertipu atau tidak berlaku jujur, hobi hutang maupun melalui jalan riba, serta ingin langsung kaya.

Langkah sederhana lainnya yang perlu dipikirkan bagi para pemula maupun pebisnis, menurut Saptuari, dengan memanfaatkan media sosial. “Jadilah pebisnis yang mampu menembus batas, meskipun dalam produksi berada di pedalaman, dan dengan kekuatan media sosial ini dapat diketahui hingga luar negeri,” tandas Saptuari yang menambahkan pebisnis juga harus memiliki ide yang berbeda dari yang lainnya. “Pengusaha dengan konsep unik dinilai mampu bertahan di dunia bisnis,” ujarnya.

Saptuari berpesan kepada calon pengusaha muda untuk menghindari hutang maupun riba dalam berbisnis. Menurut pandangannya, riba dan hutang membuat kehinaan dan ancaman bagi pebisnis. Dan, ada banyak jalan untuk memulai bisnis. “Mulailah dengan jalan yang berkah, jauhi riba maupun hutang. Dalam melakukan bisnis juga harus bisa bermanfaat dengan yang lainnya dan berprilakulah jujur,” pesannya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Kuliah Secara Online Tetap Lanjut Meski Kampus Mulai Dibuka Januari 2021

JAKARTA, MENARA62.COM – Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam memastikan bahwa perkuliahan tatap muka akan dimulai pada pertengahan Januari 2021. Meski pembelajaran tatap muka sudah...

Kemenhub Tawarkan Kerja Sama Pengusahaan 6 Terminal Tipe A Kepada Swasta

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar pertemuan dengan para investor (investor gathering) swasta baik dari unsur UMKM, maupun perusahaan...

Unik, Tim KKN 034 UMY Kampanyekan 3M Lewat Tik Tok

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Relawan Covid-19 Batch 2 / 034 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2020 menjalankan program kampanye pencegahan...

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2020

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah menetapkan cuti bersama dan libur akhir tahun sebagai pengganti libur Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Ketetapan tersebut didasari atas...

Ingrid Kansil Kembali Pimpin IPEMI

JAKARTA, MENARA62.COM - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) menggelar Muktamar II  dengan tema “Menggerakkan Ekonomi Keumatan yang Menginspirasi Negeri”, bertempat di Gedung Soho, Pancoran,...