SOLO, MENARA62.COM – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac id/ menggandeng Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bayat dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah dan Madrasah (K3SM) Muhammadiyah Bayat, Klaten, membekali para guru yang mendekati masa pensiun dengan literasi keuangan keluarga.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Menyambut Pensiun dengan Bahagia dan Berdaya” itu digelar di SMP Muhammadiyah 7 Bayat, Klaten, Sabtu (5/9/2026).
Sebanyak 20 guru berusia 50 tahun ke atas dari enam sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Bayat mengikuti kegiatan tersebut. Pembekalan diarahkan untuk membantu para pendidik mempersiapkan masa purna bakti secara lebih tenang, mandiri, dan berdaya.
Ketua Tim PkM Fakultas Psikologi UMS, Lusi Nuryanti, M.Si., Ph.D., Psikolog, mengapresiasi dukungan PCM Bayat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada PCM Bayat atas sambutan dan dukungan yang luar biasa. Kami berharap pembekalan yang diberikan dalam kegiatan ini dapat benar-benar membawa manfaat nyata bagi para guru yang bersiap menyambut masa purna tugas, sehingga mereka lebih siap, tenang, dan bahagia,” tutur Lusi, Selasa (8/9/2026).
Guru Dibekali Pemetaan Keuangan
Salah satu materi utama dalam kegiatan tersebut adalah “Literasi Keuangan Keluarga Pra-pensiun”. Materi disampaikan Ariska Kusuma Dewi, S.E., M.Akt., Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Fakultas Psikologi UMS.
Ariska menjelaskan, persiapan finansial perlu dilakukan jauh sebelum seseorang memasuki masa pensiun. Guru perlu mengetahui kondisi keuangan keluarga sekaligus memetakan sumber pemasukan yang masih dapat diandalkan setelah masa kerja berakhir.
“Pemetaan finansial sebelum memasuki masa purna bakti itu penting. Kita perlu mampu mengidentifikasi berbagai potensi sumber pemasukan keluarga di masa pensiun, sekaligus memilah antara kebutuhan primer dan keinginan,” jelas Ariska.
Menurut dia, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga ketika pendapatan mengalami perubahan setelah pensiun.
PCM Bayat Dorong Kerja Sama Berlanjut
Ketua PCM Bayat, Suparta, S.E., menyambut positif kegiatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan para guru menjelang purna bakti.
Ia menilai pembekalan tentang persiapan pensiun penting dilakukan agar para pendidik tidak menghadapi masa transisi tersebut dengan kecemasan.
“Kegiatan menyiapkan masa pensiun ini sangat penting dan bermanfaat bagi para guru sekolah Muhammadiyah agar dapat menyambut masa pensiun tanpa kecemasan,” kata Suparta.
Ia berharap kolaborasi antara UMS dan PCM Bayat dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi warga Muhammadiyah.
Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Psikologi UMS menegaskan komitmennya untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat. Pendampingan tidak hanya diarahkan pada aspek akademik, tetapi juga menyentuh kesejahteraan psikologis dan finansial, termasuk membantu para pendidik mempersiapkan fase kehidupan setelah purna tugas. (*)
