25.6 C
Jakarta

Menkes: TKHI Ujung Tombak Pelayanan Kesehatan Haji

Must read

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

Biasakan Mengambil Risiko Sedang

Oleh: Ashari, SIP* Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sisi positif yang dapat kita ambil adalah munculnya aneka usaha baru. Baik skala rumahan alias...

ASN Sleman dan Karyawan Bank BPD DIY Gowes Bareng

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sejumlah ASN Pemkab Sleman bersama dengan karyawan serta pimpinan Bank BPD DIY Cabang Sleman melakukan gowes bareng, Jumat (23/10/2020). Kegiatan yang...

MAKASSAR, MENARA62.COM – Sekitar 67 persen jamaah haji Indonesia termasuk kelompok risiko tinggi (Risti). Karena itu kata Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek, keberadaan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) menjadi ujung tombak pelayanan jamaah haji.

“Kita memiliki jemaah yang risti, ini menjadi perhatian bagi kita. Untuk itu, sebelum berangkat ke tanah suci perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan agar jemaah haji bisa optimal dalam melaksanakan ibadah haji,” tutur Nila Moeloek saat meninjau pelatihan TKHI Embarkasi Makassar di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar dalam siaran persnya, Ahad (3/3/2019).

Embarkasi Makassar merupakan pintu menuju tanah suci untuk Indonesia Bagian Timur. Sebanyak 104 orang TKHI embarkasi haji ini merupakan putra-putri daerah terbaik yang berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Menkes mengingatkan dalam Permenkes Nomor 15 Tahun 2016, ditekankan persyaratan istitaah dimana kesehatan menjadi syarat utama dalam menjalankan ibadah haji.

“Ibadah haji tidak hanya mampu secara finansial, akan tetapi mampu secara fisik,” tambah Menkes.

Menkes juga mengimbau agar jemaah haji harus senantiasa menjaga kebugaran tubuhnya sambil menanti giliran untuk berangkat haji.

Bagi Menkes, TKHI adalah ujung tombak bagi kesehatan jemaah haji di Indonesia mulai dari proses keberangkatan, selama di tanah suci hingga kembali ke tanah air.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja tim TKHI yang telah menorehkan prestasi yang baik seperti penghargaan dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi selama 2 tahun berturut-turut. Saya menaruh harapan besar pada TKHI tahun ini untuk bekerja yang lebih baik,” ujarnya.

“Tugas kita adalah membimbing mereka, berkomunikasi dan mengingatkan mereka agar selalu melakukan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko kesakitan saat ibadah haji,” imbuhnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat di tanah suci seperti menghindari risiko heat stroke, mengingatkan jemaah agar selalu terhidrasi, menggunakan alas kaki di setiap saat serta menghindari bahaya MERS-CoV.

“Saya menitipkan kesehatan jemaah haji kita kepada tim TKHI. Saya berpesan agar tim TKHI juga tetap menjaga kesehatannya dan saling menguatkan kerjasamanya,” tandas Menkes.

Sementara di tempat terpisah, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka, yang pada saat bersamaan hadir di Bapelkes Salaman pada acara pelatihan TKHI Embarkasi Solo (SOC) mengapresiasi dan merasa terharu atas kehadiran Menkes pada pelatihan tersebut, karena akan memicu semangat dan menambah daya juang para TKHI dalam bertugas. Kehadiran Menkes membuktikan bahwa Kementerian Kesehatan memiliki komitmen yang besar terhadap penyelenggaraan ibadah haji.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Musibah dan Semangat Membangun Minat Baca

Oleh: Ashari, SIP* Musibah bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Tidak peduli kaya miskin. Semua orang pasti mengalami musibah. Hanya yang membedakan, di...

KARSA Turi Dukung Kustini – Danang pada Pilkada Sleman 2020

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sekitar 50 ibu-ibu dari Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi yang tergabung dalam kelompok KARSA menyatakan dukungannya pada pasangan calon bupati/wakil bupati...

Biasakan Mengambil Risiko Sedang

Oleh: Ashari, SIP* Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sisi positif yang dapat kita ambil adalah munculnya aneka usaha baru. Baik skala rumahan alias...

ASN Sleman dan Karyawan Bank BPD DIY Gowes Bareng

SLEMAN, MENARA62.COM -  Sejumlah ASN Pemkab Sleman bersama dengan karyawan serta pimpinan Bank BPD DIY Cabang Sleman melakukan gowes bareng, Jumat (23/10/2020). Kegiatan yang...

LSP UMY Jalani Witness BNSP

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjalani proses witness sebagai rangkaian akhir untuk mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi...